Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melepas 464 Purna Karya Bhakti (Pensiunan) periode 2012 di Ruang Pendopo, Kamis (09/01). Sekretaris Jenderal PU Agoes Widjanarko saat mewakili Menteri PU mengharapkan para Purna Karya Bhakti untuk terus berkarya karena berakhirnya tugas sebagai aparatur bukan berarti

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/01/purna1.jpg"></a>Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melepas 464 Purna Karya Bhakti (Pensiunan) periode 2012 di Ruang Pendopo, Kamis (09/01). Sekretaris Jenderal PU Agoes Widjanarko saat mewakili Menteri PU mengharapkan para Purna Karya Bhakti untuk terus berkarya karena berakhirnya tugas sebagai aparatur bukan berarti berakhirnya suatu pengabdian. Para pensiunan PU telah lulus dari ujian dan cobaan dalam menjalankan roda kegiatan sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan PU, kata Agoes. Saya sangat menghargai jasa dan dukungan para purna karya dalam memberikan kontribusi terutama dalam meletakkan kerangka landasan berpikir, merancang inovasi serta mengembangkan kreatifitas guna menunjang roda pemerintahan dan pembangunan di bidang pekerjaan umum,'' ucap Agoes saat membacakan sambutan Menteri PU Djoko Kirmanto. Djoko menambahkan, pelepasan ini diharapkan dapat mempunyai arti tersendiri yang dapat mengetuk perasaan dan kesadaran para Purna Karya Bhakti. Masa tersebut merupakan siklus roda kehidupan yang akan dihadapi oleh semua pegawai yang berada di Kementrian PU, selain dapat memberikan kesempatan kepada generasi penerus. Hal serupa dikatakan mantan Dirjen Cipta Karya, Budi Yuwono, bahwa tahun 2014 merupan tahun penting untuk Kementrian PU karena melonjaknya pergantian dengan generasi muda yang telah disiapkan untuk melanjutkan estafet di Kementrian PU. Para pensiunan tidak perlu merasa khawatir menyongsong masa pension karena kita sudah dibekali berbagai pengetahuan sehingga masih bisa berkarya untuk Negara, khususnya yang terkait dengan bidang PU,'' tegasnya. Dalam acara pelepasan tersebut diserahkan secara simbolis piagam Purna Karya Bhakti periode 1 Januari-31 Desember 2012 kepada salah satunya mantan Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP), Muhammad Sjukrul Amien. Selain Sjukrul Amin, mantan pejabat Ditjen Cipta Karya yang purna bhakti adalah mantan Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono dan mantan Sekretaris Ditjen Cipta Karya, Susmono. (bns/bcr)