Upaya mensinergikan sumber pendanaan non APBN dengan menggalang Corporate Social Responsibility (CSR) terus dilakukan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum. Tahun 2014 ini ditargetkan di setiap provinsi terjadi kerjasama multipihak antara perusahaan dan pemerintah kabupaten/kota

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/01/csr1.jpg"></a>Upaya mensinergikan sumber pendanaan non APBN dengan menggalang <em>Corporate Social Responsibility</em> (CSR) terus dilakukan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum. Tahun 2014 ini ditargetkan di setiap provinsi terjadi kerjasama multipihak antara perusahaan dan pemerintah kabupaten/kota yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA). Demikian disampaikan Direktur Bina Program Ditjen Cipta Karya, Antonius Budiono, dalam Sosialisasi Kerjasama Multipihak dalam Pembangunan bidang Cipta Karya melalui Program CSR, di Jakarta (29-30/1). Acara menghadirkan Ketua <em>Corporate Forum for Community Development</em> (CFCD) Suwandi dan CSR Manager PT Pertamina (Persero) Ponco Koeswantoro. Peserta yang diundang adalah para pejabat Satker Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi. Cipta Karya melakukan sinergi pendanaan melalui program CSR untuk menuai manfaat yang terukur dengan jaminan keandalan teknis infrastruktur yang dibangun, karena kita kawal sejak awal. Tahun ini kita akan sosialisasikan ke tiap provinsi, ujar Antonius. Untuk itu dia mengharapkan peran Satker Randal PIP di tiap provinsi untuk menyiapkan daftar kegiatan bidang Cipta Karya yang berpotensi dapat dibiayai melalui program CSR dan mendata usulan-usulan daerah untuk kegiatan CSR bidang Cipta Karya yang akan diusulkan pembiayannya. Selain itu Randal diminta mengkoordinasikan dengan pihak pemerintah kabupaten/kota terkait dengan kelengkapan dokumen usulan CSR. Sementara Kasubdit Kerjasama Luar Negeri Ditjen Cipta Karya, Dwityo A. Soeranto, menginformasikan hingga saat ini pihaknya sudah memfasilitasi kerjasama kemitraan multipihak melalui program CSR antara Pemda dengan empat perusahaan. Mereka adalah PT. Adaro Indonesia Tbk, PT. Berau Coal, PT. Pertamina (Persero), dan PT. Bukit Asam. (bcr)