Andi Bakti Haruni Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sulawesi Selatan dalam rapat bersama semua sektor bidang Cipta Karya di ruang rapat Gedung 1 PIP2B Sulawesi Selatan (10/2), menyampaikan kepada seluruh Satker dibawah naungan Ditjen Cipta Karya agar memperhatikan kawasan yang benar -

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/02/SATKER-SULSEL-2014.jpg"></a>Andi Bakti Haruni Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sulawesi Selatan dalam rapat bersama semua sektor bidang Cipta Karya di ruang rapat Gedung 1 PIP2B Sulawesi Selatan (10/2), menyampaikan kepada seluruh Satker dibawah naungan Ditjen Cipta Karya agar memperhatikan kawasan yang benar -benar butuh perhatian untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, selain itu pembangunan harus lebih efektif dan terpadu dengan KSN (Kawasan Strategis Nasional) 2014 dan Bangunan Heritage.</p> <p style="text-align: justify;">Semua Satker bidang Cipta Karya memaparkan kegiatan yang akan dilaksanakan tahun ini, di antaranya kepala Satker Randal Sulsel, Sumi Heriza dalam paparannya menjelaskan tujuan dan fungsi Satker Randal. Dalam pembangunan bidang Cipta Karya, peran Satker Randal adalah sebagai perpanjangan tangan dari Direktorat Jenderal Cipta Karya di daerah dan sebagai kordinator dalam pelaksanaan kegiatan ke-Cipta Karya-an, serta memfasilitasi pendampingan pemerintah kab/kota dalam penyusunan RPIJM dan MP (Master Plan), melakukan pemantauan pelaksanaan kegiatan.</p> <p style="text-align: justify;">Lebih lanjut, tugas Satker Randal diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi pelaksanaan program bidang Cipta Karya guna mendapat hasil yang tepat sasaran, tepat waktu, berfungsi optimal dan bermanfaat maksimal bagi masyarakat.</p> <p style="text-align: justify;">Sedangkan di sektor PBL, Nurdin Mone menyampaikan beberapa hal yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan pembangunan gedung . Tahun ini kab/kota harus memiliki Perda Bangunan Gedung. Untuk dijadikan acuan dalam pembangunan.</p> <p style="text-align: justify;">Di sektor PLP, kriteria umum yang harus di penuhi kab/kota dalam pelaksanaan kegiatan tahun ini harus ada surat minat permohonan dari pemerintah kab/kota untuK mengikuti program Percepatan Pembangunan Sanitasi Perkotaan (PPSP), selain itu juga harus memiliki dokumen master Plan/FS/DED/Amdal sektor/UKL/UPL.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara di Sektor air minum, menjelaskan untuk program kegiatan Tahun 2014 ini, ada beberapa kegiatan paket kontraktual sebanyak 50 paket diantaranya program pengembangan SPAM terfasilitasi, SPAM kawasan MBR, SPAM Ibu Kota Kecamatan (IKK). Baru ,SPAM Pedesaan, SPAM Kawasan Khusus PPI, Serta Kawasan Regional.</p> <p style="text-align: justify;">Satker di bidang cipta karya harus meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan permukiman yang layak dan produktif serta berkelanjutan dalam pengembangan wilayah kedepan, Kadis Tarkim A. Bakti Haruni menutup rapat. (JM/ari)</p>