Kawasan perkotaan di Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa), dan Takalar (Mamminasata) menyambut dibangunnya Instalasi Pengolahan Air (IPA) Regional berkapasitas 1.000 liter/detik. Pembangunan IPA tersebut mendukung Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kawasan Strategis Nasional (KSN) dengan dukungan

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/03/mamminasata1.jpg"></a>Kawasan perkotaan di Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa), dan Takalar (Mamminasata) menyambut dibangunnya Instalasi Pengolahan Air (IPA) Regional berkapasitas 1.000 liter/detik. Pembangunan IPA tersebut mendukung Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kawasan Strategis Nasional (KSN) dengan dukungan <em>Japan International Coorporation Agency</em> (JICA). Data yang dirilis Direktorat Bina Program Direktorat Jenderal Cipta Karya mencatat rencana penyaluran air minum dari IPA Regional tersebut ke empat lokasi, yaitu kota Makassar sebesar 600 Iiter/detik, Kabupaten Maros 130 Iiter/detik, Kabupaten Gowa 200 Iiter/detik, dan Kabupaten Takalar 70 Iiter/detik. Direktur Bina Program Antonius Budiono menyampaikan harapannya dengan tersedianya SPAM Regional tersebut dapat melayani masyarakat di kawasan perkotaan Mamminasata dengan Air minum yang memenuhi syarat dan layak. Diperkirakan akan ada penambahan sekitar 440 ribu jiwa yang berarti meningkatnya pelayanan air minum di kawasan Mamminasata dari 46,8% menjadi 61,5 % pada tahun 2018. Sumber dana kegiatan ini direncanakan melalui pinjaman JICA<em> s</em>ebesar USD 100 juta. Lokasi rencana pembangunan IPA Regional berada di Kabupaten Gowa dengan mengambil sumber air baku dari Waduk Bili-Bili, kata Antonius. Pada kesempatan lain, Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan pertemuan dengan Representative JICA Indonesia Office , Direktorat Bina Program Kementerian PU, Bappenas, serta Kepala Bappeda dan Direktur PDAM kabupaten/kota yang masuk dalam kawasan Mamminasata. Mereka membahas <em>Fact Finding Mission For Mamminasata Water Supply Development Project </em>di Makassar (4/3/2014). Dalam pertemuan tersebut Kasubdit Kerjasama Luar Negeri Ditjen Cipta Karya, Dwityo A. Soeranto, menyatakan pemerintah Indonesia memiliki komitmen kuat untuk mencapai target MDGs 2015 bidang air minum dan 100% pelayanan air minum sesuai yang ditargetkan dalam Rencana Program Jangka Menengah Nasional 2015-2019 (RPJMN 3) . Pembangunan SPAM Mamminasata mendukung implementasi Pepres No. 55 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar sebagai Kawasan Strategis Nasional, ujar Dwityo. Dalam rangka penyiapan kegiatan, JICA telah melaksanakan studi penyiapan Mamminasata Water Supply Development Project 2011. Kesepakatan bersama untuk membangun IPA tersebut tertuang dalam MoU tentang SPAM untuk kawasan perkotaan Mamminasata antara Kementerian PU, Pemerintah Provinsi Sulsel, dan pemerintah kabupaten/kota di kawasan Mamminasata. MoU tersebut telah ditandatangani oleh seluruh pihak pada 16 Juli 2013 yang memuat pembagian debit air baku untuk masing-masing kabupaten/kota di wilayah Mamminasata, serta tugas dan tanggung jawab pihak yang terlibat. (bcr/JM _Randal Sul Sel).