Direktorat Jenderal Cipta Karya memberikan perhatian khusus kepada aspek komunikasi untuk meningkatkan pemahaman mengenai program dan mutu program serta hasil pembangunan bidang Cipta Karya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya MineralDaerah Ist

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/03/20140326_yogya_bsr.jpg"></a>Direktorat Jenderal Cipta Karya memberikan perhatian khusus kepada aspek komunikasi untuk meningkatkan pemahaman mengenai program dan mutu program serta hasil pembangunan bidang Cipta Karya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya MineralDaerah Istimewa Yogyakarta Rani Sjamsinarsi saat membuka acara Sosialisasi Pelaksanaan Kegiatan TA 2014 di Lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya di Yogyakarta, Selasa (25/03/2014). Sosialisasi ini terdiri dari dua kegiatan yaitu pemantapan penerapan sistem pemantauan secara elektronik dalam rangka monitoring pelaksanaan pembangunan infrastruktur bidang Cipta Karya melalui DAK, sub bidang air minum dan sub bidang sanitasi serta workshop fotografi, videografi dan media publikasi bidang Cipta Karya. Sosialisai ini bertujuan untuk membangun publikasi informasi Cipta Karya melalui peningkatan penguasaan jurnalistik, fotografi dan videografi bidang pelaporan, diharapkan dapat terpantaunya progres kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Air Minum dan sanitasi melalui e-Monitoring DAK. Rani mengharapkan adanya partisipasi dalam bentuk sikap positif untuk mensukseskan pembangunan bidang Cipta Karya."Untuk itu perlu disusun strategi komunikasi dalam rangka membangun image positif Ditjen Cipta Karya dalam perannya sebagai pusat informasi bidang pembangunan permukiman,"kata Rani. Rani menambahkan, dalam pelatihan ini para reporter internal Ditjen Cipta Karya akan dilatih untuk menjadi reporter yang berkualitas dan berkomitmen dalam mendukung publikasi program dan hasil pembangunan Cipta Karya. "Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini selain mampu menambah keahlian dalam publiksai juga dapat memanfaatkan DAK yang dialokasikan untuk daerah kita masing-masing secara baik dan benar,"ujar Rani. Hadir mewakili Direktur Bina Program, Kasubdit Data dan Informasi Sri Murni Edi K, Kepala Bagian Pemantauan dan Evaliasi Biro Perencanaan dan KLN Nicodemus Daud, serta Editor Majalah Intisari dan praktisi media Mayong Suryo Laksono. (bns)