Satker Perencanaan dan Pengendalian (Randal) Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan kegiatan Training Of Trainer (TOT) e-Montioring, Reguler dan DAK serta Konsolidasi Pelaporan Keuangan Tahun 2014 selama 2 hari, 27-28 Maret 2014. Acara yang dibuka oleh Kabid Cipt

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/03/20140328_randal_sulsel.png"></a> Satker Perencanaan dan Pengendalian (Randal) Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan kegiatan Training Of Trainer (TOT) e-Montioring, Reguler dan DAK serta Konsolidasi Pelaporan Keuangan<strong> </strong>Tahun 2014 selama 2 hari, 27-28 Maret 2014. Acara yang dibuka oleh Kabid Cipta Karya, Aryan Gafur ini diikuti 51 peserta dari Dinas Pekerjaan Umum kabupaten/kota serta para sektoral yang berada di bidang Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam sambutannya, Aryan menyampaikan acara ini bertujuan untuk melatih petugas pelaporan di provinsi dan kabupaten/kota dalam memahami tugas dan tanggung jawabnya, sehingga pelaporan tersebut dapat digunakan sebagai alat pengambil keputusan dan menggambarkan serta menjadi potret pelaksanaan kegiatan yang sebenarnya di lapangan. Pelatihan ini bertujuan memberikan peningkatan kapasitas pada petugas pelaporan Satker PIP kabupaten/kota dalam elektronik monitoring dan dapat memberi pemahaman terhadap Dinas Pekerjaan Umum kabupaten/kota dan Satker Sektoral Provinsi mengenai pelaporan kegiatan yang cepat, tepat<strong>, </strong>akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan, ujar Aryan Gafur. Hal serupa diungkapkan PPK Randal Sulteng Muh. Ihsan mengharapkan petugas dapat memahami mekanisme pemantauan progres pembangunan bidang Cipta Karya dengan memberikan data-data yang terbaru melalui e-Monitoring (Reguler dan DAK), serta terpahaminya sistematika pelaporan beserta proses rekonsoliasi dan konsolidasi SAK dan SIMAK BMN yang tepat waktu, handal, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mencapai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Untuk mengejar predikat WTP mekanisme pelaporan keuangan dan fisik harus dipahami oleh setiap <em>stakeholder</em> dan pelaksana tugas di lingkungan Satker bidang Cipta Karya Propinsi Sulawesi Tengah, ucap Ihsan. (Hendra Kusuma Putra-Randal Sulteng/bns).