Pergantian dan pengangkatan pejabat merupakan sesuatu hal yang biasa dan akan selalu terjadi dalam suatu organisasi. Pengangkatan dan pergantian jabatan ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Imam S. Ernawi dalam araha

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/04/20140404_pelantikan_eselon_4____bsr.jpg"></a>Pergantian dan pengangkatan pejabat merupakan sesuatu hal yang biasa dan akan selalu terjadi dalam suatu organisasi. Pengangkatan dan pergantian jabatan ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Imam S. Ernawi dalam arahannya saat acara pelantikan 15 pejabat Eselon IV di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya, di Ruang Sapta Taruna Kementerian Pekerjaan Umum, Jumat (4/04). Dalam arahannya, Imam menyampaikan beberapa rumusan yang diharapkan jadi panduan bagi seluruh pejabat dalam melaksanakan program pembangunan, bukan hanya untuk Eselon IV saja. Imam menyebutnya sebagai rumusan 3, 5 dan 7. Seluruh rumusan ini merupakan panduan dalam mewujudkan tujuan yang sama dari Ditjen Cipta Karya yaitu permukiman yang layak huni dan berkelanjutan. Rumusan 3 terkait dengan sikap pejabat. Dimensi pertama adalah kita harus memahami posisi dimana kita berada apakah sebagai pelaksana program atau sebagai penata program. Dimensi kedua adalah materi apa yang harus kita laksanakan yaitu melembagakan di tingkat masyarakat dan Pemda untuk perwujudan tujuan kita untuk permukiman yang layak huni dan berkelanjutan. Dimensi yang ketiga adalah penguasaan yang utuh terhadap intervensi di tingkat manapun, baik komunitas, kota atau kawasan. Rumuan 5 terkait dengan konsep <em>delivery</em> dimana semua kegiatan harus dicapai dengan maksimal. Untuk mencapai itu ada lima hal yang harus kita perhatikan; kreatifitas dalam bekerja, kegiatan yang dapat menginspirasi pihak lain harus lebih digalakkan, sikap yang pantang menyerah dalam upaya menanamkan nilai-nilai yang baik untuk melembagakan tujuan kita, cara bepikir yang <em>out of the box, </em>dan seluruh kegiatan dapat diterima oleh masyarakat agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Rumusan 7 pilar manajemen di lingkungan Ditjen Cipta Karya yaitu semua pihak harus dapat mentransformasikan nilai-nilai Cipta Karya yang baik, membuat organisasi ini lebih efektif, sumber daya manusianya harus lebih berkualitas, menghasilkan produk yang berkualitas dan memenuhi prinsip-prinsip akuntabilitas, harus aktif menginformasikan seluas-luasnya kinerja Cipta Karya kepada masyarakat, mampu menunjukkan eksistensi Cipta Karya sebagai Direktorat Jenderal di seluruh stakeholder dan terakhir, melaksanakan dan menguasai tata kelola yang baik terhadap hal-hal yang terkait dengan pekerjaan kita. Selamat bekerja sangat keras, saya berharap para pejabat yang baru dilantik dapat meningkatkan kualitas kinerjanya kearah yang lebih baik dalam menghadapi permasalahan bangsa, tegas Imam. Adapun Eselon IV yang dilantik dari lingkungan Seketariat Direktorat Jenderal Cipta Karya adalah Sri Hartati sebagai Kepala Seksi Teknik Sanitasi, Balai Teknik Air Minum dan Sanitasi Wilayah I, yang menggantikan Yusrizal HS karena mendapat promosi Eselon III, K. Seh Frudin sebagai Kepala Seksi Teknis Sanitasi, Balai Teknik Air Minum dan Sanitasi Wilayah II, yang menggantikan Silvita Jarsil Anwar yang akan mendapat tugas baru. Di lingkungan Direktorat Bina Program, Muhammad Danial sebagai Kepala Seksi Program Tata Bangunan dan Lingkungan Permukiman, Subdit Program dan Anggaran yang menggantikan Erwin Adhi Setyadhi yang mendapatkan promosi Eselon III. Fajar Santoso Hutahean sebagai Kepala Seksi Program Air Minum Dan Penyehatan Lingkungan Permukiman Subdit Program dan Anggaran yang menggantikan Prasetyo. Evry Biaktama Meliala sebagai Kepala Seksi Bilateral Subdit Kerjasama Luar Negeri yang menggantikan Fajar Santoso. Dari Direktorat Pengembangan Permukiman dilantik Rozali Indra Saputra sebagai Kepala Seksi Perencanaan, Subdit Perencanaan Teknik Direktorat Pengembangan Permukiman. Muhammad Rizat Abidin sebagai Kepala Seksi Wilayah II, Subdit Pengembangan Permukiman Baru. Astri Paramitha sebagai Kepala Seksi wilayah IB, Subdit Peningkatan Permukiman Wilayah I. Selanjutnya Direktorat Penataan Bangunan dan Lingkungan dilantik juga Andhika Budi Prasetya sebagai Kepala Seksi IA, Subdit wilayah I, V.Y Bambang Susanto sebagai Kepala Seksi Rumah Negara, Subdit Pembinaan Pengelolaan Gedung dan Rumah Negara. Dian Prasetyawati sebagai Kepala Seksi Pengaturan, Subdit Pengaturan dan Pembinaan Kelembagaan. Dilingkungan Pengembangan Air Minum Tyas Mami sebagai Kepala Seksi wilayah I, Subdit Investasi yang menggantikan Hosen Utama. Suly Meilani Hidayati sebagai Kepala Seksi Wilayah II, Subdit Investasi yang menggantikan Marsaulina Farida Masniari. Dari Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Nyimas Nina Indrasari sebagai Kepala Seksi Pembinaan Kelembagaan, Subdit Pengaturan Pembinaan. Serta Sandhi Eko Bramono Poedjastanto sebagai Kepala Seksi Wilayah II, Subdit Persampahan.(bns/catur)