Kepatuhan pelaporan, akurasi dan kelengkapan data merupakan hal yang penting dalam pelaporan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan Juhari Santosa saat membuka workshop Training Of Trainer (TOT) e-Monitoring Reguler, DAK dan Konsolidasi Laporan Keuangan (SAK)

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/04/20140407_tot_sumsel_bsr.jpg"></a>Kepatuhan pelaporan, akurasi dan kelengkapan data merupakan hal yang penting dalam pelaporan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan Juhari Santosa saat membuka workshop Training Of Trainer (TOT) e-Monitoring Reguler, DAK dan Konsolidasi Laporan Keuangan (SAK) 2014 yang dilaksanakan selama 2 hari pada (07-08/04/2014) di Palembang.<strong></strong> "Laporan hendaknya segera diperbaharui, tidak perlu menunggu lama. Laporan tetap disampaikan walaupun belum ada progres, serta penyampaian laporan secara hardcopy tetap dilakukan untuk keperluan penilaian kinerja Satker," ujar Juhari. Sementara, PPK Satker Randal Sumsel M. Syazari Yazuar mengharapkan dengan diadakannya workshop ini, dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mahir dan profesional di bidang e-Monitoring dan SAI sehingga pengendalian dan pemantauan bidang Cipta Karya kedepan dapat lebih optimal dan matang. Peserta yang mengikuti Workshop ini terdiri dari Petugas E-Mon Reguler dan E-mon DAK, Petugas SAI/SAK serta Bendahara PIP masing-masing Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Selatan. Narasumber yang hadir dalam workshop ini yaitu Kabag TU Perwakilan BPKP Provinsi Sumsel Your Happy, Kasubag keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sumsel Edi Setiawan dan KPPN Palembang Husaini.(Agung/Randal Sumsel/bns)