Satker Randal PIP Provinsi Maluku Utara melaksanakan Workshop TOT E-Monitoring, E-Procurement dan konsolidasi laporan keuangan, selama 3 hari (14-16/04), di Gedung PIP2B Sofifi, Maluku Utara. Acara ini diikuti oleh para petugas pelaporan dari Satker sektoral bidang Cipta Karya di tingkat provinsi ma

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/04/20140415_randal_maluku_utara_gede.png"></a>Satker Randal PIP Provinsi Maluku Utara melaksanakan Workshop TOT E-Monitoring, E-Procurement dan konsolidasi laporan keuangan, selama 3 hari (14-16/04), di Gedung PIP2B Sofifi, Maluku Utara. Acara ini diikuti oleh para petugas pelaporan dari Satker sektoral bidang Cipta Karya di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Maluku Utara. Acara ini bertujuan untuk menghasilkan pelaporan yang tepat waktu, tepat sasaran, optimal dan bermanfaat bagi masyarakat serta sebagai tolak ukur pencapaian kegiatan bidang Cipta Karya.</p> <p style="text-align: justify;">Workshop ini dibuka oleh Asisten III Setda Provinsi Maluku Utara. Narasumber yang hadir diantaranya dari Ditjen Cipta Karya, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dan KPKN-L Ternate, Konsultan Individual bidang Pemantauan dan Evaluasi serta staf Satker Randal propinsi yang telah mendapatkan pelatihan di tingkat nasional.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam pembukaan, Kepala KPPN Provinsi Ternate Saor Silitonga memaparkan secara singkat hasil evaluasi kepatuhan Satker dalam rekonsiliasi ke KPPN. "Diketahui untuk Satker sektoral bidang Cipta Karya di tingkat provinsi, selama ini telah menunjukan tingkat kepatuhan yang sangat baik. Akan tetapi untuk Satker di beberapa kabupaten/kota yang masih kurang, dalam hal ketepatan waktu dan isi laporan," ungkap Saor.</p> <p style="text-align: justify;">Diharapkan dalam acara ini adalah aplikasi-aplikasi yang ada, baik yang melaporkan pelaksanaan kegiatan fisik maupun keuangan, dapat lebih dipahami agar nantinya laporan yang dihasilkan lebih maksimal. Keakuratan data yang termuat dalam setiap laporan akan berpengaruh dalam hal evaluasi pelaksanaan kegiatan yang bermuara pada keberhasilan pelaksanaan pembangunan Cipta Karya secara keseluruhan.(Yusniaty Tauda Randal Maluku/ari)</p>