Guna peningkatan drainase di Kota Palembang (Sumatra Selatan), Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU mengadakan acara Kick Off Meeting Sistem Drainase Kota Palembang dengan KOICA di Hotel Ambara, Jakarta, Senin (21/04). "Kick Off Meeting dimulainya kegiatan Master Plan, Feasibility Study an

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/04/20140421_kickoff_meeting_ambara_gede.jpg"></a>Guna peningkatan drainase di Kota Palembang (Sumatra Selatan), Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU mengadakan acara <em>Kick Off Meeting</em> Sistem Drainase Kota Palembang dengan KOICA di Hotel Ambara, Jakarta, Senin (21/04). "<em>Kick Off Meeting</em> dimulainya kegiatan <em>Master Plan, Feasibility Study and Basic Design for Drainage in Palembang City Project</em> didanai oleh hibah Pemerintah Korea Selatan melalui KOICA sebesar USD 2,6 juta," kata Dwityo A. Soeranto, Kasubdit Kerjasama Luar Negeri (KLN) Ditjen Cipta Karya mewakili Direktur Bina Program. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Bappeda Kota Palembang, Dinas PU Bina Marga dan PSDA Kota Palembang, Biro Perencanaan Kota Palembang, Satker Randal PIP Provinsi Sumatera Selatan, Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan, dan KOICA Indonesia. Dwityo mengungkapkan kegiatan kerjasama<em> </em>antara KOICA dan Ditjen Cipta Karya ini bertujuan untuk menyusun <em>Master Plan, Feasibility Study, </em>dan<em> Basic Design</em> dalam rangka meningkatkan sistem drainase perkotaan di Kota Palembang, meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengurangan jumlah genangan, meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar area pembangunan rumah pompa dan kolam retensi, meningkatkan kapasitas Pemerintah Daerah yang berperan langsung dalam pengelolaan drainase perkotaan melalui pelatihan bersama tenaga ahli Korea. "Ruang lingkup kegiatan <em>master plan, feasibility study </em>dan<em> basic design </em>untuk<em> </em>drainase<em> </em>di Kota Palembang<em> </em>diantaranya melakukan penyusunan <em>master plan</em> untuk 19 area, penyusunan <em>feasibility study</em> dan <em>basic design</em> untuk 10 area prioritas di Kota Palembang dan <em>capacity building</em> berupa program kerjasama dengan universitas dan masyarakat, serta pelatihan untuk aparat Pemerintah terkait, " jelas Dwityo. Untuk melaksanakan hal tersebut, KOICA telah menunjuk Konsultan Dohwa Engineering, Ltd., bekerjasama dengan ISAN dan KYUNGDONG. Dwityo menambahkan hal-hal yang menjadi tanggung jawab pihak KOICA dalam pelaksanaan kegiatan tersebut antara lain penugasan 11 tenaga ahli untuk pelaksanaan kegiatan tersebut dengan waktu penugasan sebanyak 108 <em>man-month</em> di Kota Palembang. Peningkatan kapasitas dalam mengelola sistem drainase Kota Palembang melalui program pelatihan selama 14 hari di Korea. Presentasi akan dilakukan untuk menyampaikan perkembangan pelaksanaan proyek dan meminta masukan pendahuluan, mid-term pertama, mid-term kedua, dan laporan akhir. Pemerintah Kota Palembang telah menyampaikan kesediaannya untuk menyediakan ruang kantor beserta perlengkapan untuk pelaksanaan kegiatan para tenaga ahli Korea melalui surat Walikota Palembang. "Perlu dilakukan pembahasan lingkup dan jadwal pelaksanaan kegiatan antara konsultan <em>Dohwa Engineering </em>sebagai <em>executing company</em> dan Pemerintah Kota Palembang yang akan difasilitasi oleh Direktorat Bina Program, " ungkap Dwityo.(ari)