Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Bidang Cipta Karya, Provinsi Kalimantan Selatan melakukan evaluasi dan monitoring kegiatan, di Kabupaten Tapin, Rabu (19/10/2016). Kasatker Randal Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili oleh PPK Pengendalian Isma Agri

Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Bidang Cipta Karya, Provinsi Kalimantan Selatan melakukan evaluasi dan monitoring kegiatan, di Kabupaten Tapin, Rabu (19/10/2016). <p style="text-align: justify;">Kasatker Randal Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili oleh PPK Pengendalian Isma Agrianti mengatakan, kunjungan dilakukan terkait usulan di aplikasi Sippa untuk disinkronkan dengan usulan dari Kabupaten Tapin mengingat tenggat waktu penginputan usulan pada aplikasi SIPPa akan dikunci pada akhir Oktober.</p> <p style="text-align: justify;">Kabupaten Tapin ada permasalahan pada upload data dan sudah dilaporkan, untuk capaian SPM pada target 100-0-100 masih terdapat GAP yang signifikan sedangkan terkait kumuh SK Bupati baru keluar pada 2016 ini sehingga perkiraan penuntasan kumuh di Tapin harus segera di percepat agar pada 2019 target universal terpenuhi, lanjut Isma.</p> <p style="text-align: justify;">Kunjungan juga dilakukan di lokasi pelaksanaan DAK 2016 berupa optimalisasi SPAM MBR dan Transmisi dan distribusi di Trantang Kelurahan Bitahan Tapin. Kabid Cipta Karya Tapin Fahmi mengatakan kegiatan tersebut sudah terpasang sampai Sambungan Rumah (SR) sebanyak 108 SR di Kecamatan Lok Paikat.</p> <p style="text-align: justify;">Satker Randal juga berkesempatan mengunjungi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rantau berupa penataan pada eks pasar tapin yang disulap menjadi taman kota dengan sharing dana APBD dan APBN pada tahun lalu. Untuk sarana MCK, kelengkapan taman ditangani APBD dan tugu bawang dibangun dengan dana APBN, jelas Fahmi. (HRD KALSEL/ari).</p>