Satker Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal-PIP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan pelatihan untuk petugas pemantauan dari 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan. Acara TOT e-Monitoring Reguler dan Dana Alokasi Khusus (DAK) serta Sistem Akuntasi Instan

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/05/20140429_randal_kalsel_gede.jpg"></a>Satker Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal-PIP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan pelatihan untuk petugas pemantauan dari 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan. Acara TOT e-Monitoring Reguler dan Dana Alokasi Khusus (DAK) serta Sistem Akuntasi Instansi (SAI) ini dibuka Selasa (29/04/14), di Banjarmasin. Kepala Bidang Cipta Karya Provinsi Kalsel Eddy Sofyan mengatakan, sistem e-Monitoring yang baik ini jika tidak didukung dengan kepatuhan pelaporan dari petugas terkait, tentu tidak akan berarti. "Diharapkan setelah pelatihan petugas pelaporan mampu mengaplikasikan aplikasi e-monitoring secara tepat dan <em>up to date</em>," harap Eddy. Eddy menjelaskan workshop kali ini sekaligus mengkonsolidasikan data tahun lalu, dimana ada 4 kabupaten/kota yaitu, Banjarmasin, Banjar, Batola dan Balangan yang dalam proses realisasi keuangan sudah mencapai 100 persen. Namun progres fisiknya masih kurang dari 100 persen dalam pelaporannya di aplikasi e-monitoring. Narasumber dalam pelatihan ini adalah dari tim pemantauan dari Satker Randal dan Ditjen Perbendaharaan Kanwil 9 Provinsi Kalsel.(Randal Kalsel/ari)