Revisi anggaran merupakan langkah antisipasi terhadap perubahan pelaksanaan anggaran dan prioritas kebutuhan, tindak lanjut kebijakan Pemerintah dalam anggaran berjalan, upaya percepatan pencapaian kinerja Kementerian Negara/Lembaga dan peningkatan optimalisasi penggunaan anggaran serta peningkatan

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/05/20140430_poto_sosialisasi_pmk_gede.jpg"></a>Revisi anggaran merupakan langkah antisipasi terhadap perubahan pelaksanaan anggaran dan prioritas kebutuhan, tindak lanjut kebijakan Pemerintah dalam anggaran berjalan, upaya percepatan pencapaian kinerja Kementerian Negara/Lembaga dan peningkatan optimalisasi penggunaan anggaran serta peningkatan kualitas belanja APBN. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Bina Program Ditjen Cipta Karya Antonius Budiono saat membuka acara sosialisasi PMK nomor 7/ PMK 02/2014 tentang Tata Cara Revisi Anggaran TA 2014 dan SE Direktur Jenderal Cipta Karya Nomor 70/SE/DC/2014 tentang Juklak Revisi POK dan DIPA di lingkungan Ditjen Cipta Karya TA 2014, di ruang Sapta Taruna Kementerian PU, Jakarta, Rabu (30/04/2014). Tujuan pelaksanaan sosialisai ini untuk memberikan masukan dan bekal bagi para pejabat Satuan Kerja di lingkungan Ditjen Cipta Karya untuk memahami tata cara revisi anggaran untuk tahun 2014, menjaga sasaran output dan kinerja yang telah ditetapkan dalam RKA-KL tahun 2014 dan memberikan pengetahuan kepada Satuan Kerja di lingkungan Ditjen Cipta Karya dalam hal perubahan anggaran dan dampaknya kepada sasaran <em>output </em>dan rencana kerja Pemerintah. "Tata cara tersebut tentu disusun dalam rangka penyempurnaan PMK sebelumnya, baik melalui perbaikan atau penambahan yang harus dipahami oleh setiap Satuan Kerja K/L, khususnya Satuan Kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya," ungkap Antonius. Dalam acara tersebut hadir juga perwakilan dari Direktorat Sistem Penganggaran dan Direktorat Pelaksanaan Anggaran I Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan.(ari)