Dalam melaksanakan tugasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), staf-staf baru di lingkungan Ditjen Cipta Karya mendapatkan tips bekerja dalam tim. Hal tersebut diungkapkan oleh Dwityo A. Soeranto selaku Kasubdit Kerjasama Luar Negeri yang mewakili Direktur Bina Program Ditjen Cipta Karya pada Coffe

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/05/20140502_cm_bsr.jpg"></a>Dalam melaksanakan tugasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), staf-staf baru di lingkungan Ditjen Cipta Karya mendapatkan tips bekerja dalam tim. Hal tersebut diungkapkan oleh Dwityo A. Soeranto selaku Kasubdit Kerjasama Luar Negeri yang mewakili Direktur Bina Program Ditjen Cipta Karya pada <em>Coffee Morning</em> dan Mentoring CPNS 2014, di Gedung Cipta Karya, Jakarta, Jumat (02/05/2014). Acara tersebut diikuti oleh 10 CPNS 2014.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam acara <em>coffee morning</em> tersebut turut dihadiri oleh Kasubdit Data dan Informasi Sri Murni Edi K, Kasubdit Program dan Anggaran Maulana Sibuea, Kasi Air Minum &amp; PLP Subdit Evaluasi Kinerja Desrah, dan Kasubag Tata Usaha Wardhiana Suryaningrum dari Direktorat Bina Program.</p> <p style="text-align: justify;">Kesebelas cara sukses tersebut yang pertama yaitu target bersama yang artinya untuk dapat meraih target atau tujuan bersama, mesti mengesampingkan hasrat pribadi, supaya dapat konsentrasi pada tujuan yang diinginkan bersama. Kemauan untuk saling bergandeng tangan dalam menyelesaikan tugas, dengan keterampilan yang saling melengkapi, beban dibagi untuk target yang satu.</p> <p style="text-align: justify;">Kedua, membagi tugas, artinya agar dapat lebih produktif, efektif serta dapat meraih target yang diinginkan bersama. Maka anda serta teman kerja sesama tim harus dapat saling membagi tugas serta tanggung jawab yang adil. Beban dibagi untuk satu tujuan bersama, terang Dwityo. Ketiga kompak menyelesaikan masalah, kekompakan merupakan hal yang penting diaplikasikan dalam bekerja dengan tim, karena tim terdiri dari orang yang memiliki karakter berbeda. Filosofi teamwork adalah, saya mengerjakan apa yang anda tidak bisa dan anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa, tegas Dwityo.</p> <p style="text-align: justify;">Keempat, saling percaya, diantara poin penting yang lain yang perlu diaplikasikan supaya hubungan kerja dengan tim dapat lancar, yakni sudah pasti dengan saling menolong sesama bagian. Tidak cuma itu saja, keyakinan juga hal yang penting. Kelima dimulai dari diri sendiri, mengubah diri sendiri jauh lebih mudah, dibandingkan mengubah orang lain. Ubahlah diri anda agar menjadi pribadi yang lebih baik, maka sikap orang lain bisa berubah jika diawali perubahan anda, ungkap Dwityo.</p> <p style="text-align: justify;">Keenam tiap-tiap bagian unik, setiap orang punya kepribadian sendiri. Harus pintar membaca pribadi seseorang, hingga tahu bagaimana berucap serta berlaku terhadapnya sehingga dapat meringankan kerjasama. Ketujuh sharing ide, tidak perlu merasa rendah diri atau tidak rela idenya digunakan tim. Karena sukses tim, dapat menjadi sukses pribadi juga.</p> <p style="text-align: justify;">Kedelapan, tengok unit tetangga, tiap-tiap orang mesti saling mendukung. Contohnya, tidak menjelek-jelekan kerja unit lain. Kesembilan, sharing ilmu serta pengalaman untuk turut dan mengembangkan unit kerja. Kesepuluh, tidak ada kata saya namun kami, menghimpit ego berarti bersedia menjadi pendengar, serta bukan hanya orang yang senantiasa hanya mau bicara.</p> <p style="text-align: justify;">Terakhir yang ke sebelas, maaf, saya salah artinya janganlah sembunyikan kekeliruan, namun ceritakan pada tim. Melupakan semua luka hati dan melakukannya dengan tulus. (ari)</p>