Kinerja pelaporan dianggap masih kurang optimal, untuk itu Satker Perencanaan dan Pengendalian (Randal) Provinsi Maluku menyelenggarakan Workshop MDGs DAK, TOT E-Monitoring (Reguler dan DAK), serta Konsolidasi Pelaporan Keuangan melalui Sistem Akuntansi Keuangan dan Penggunaan Anggaran (SAKPA), di A

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/05/20140507_mdgs2.jpg"></a>Kinerja pelaporan dianggap masih kurang optimal, untuk itu Satker Perencanaan dan Pengendalian (Randal) Provinsi Maluku menyelenggarakan Workshop MDGs DAK, TOT E-Monitoring (Reguler dan DAK), serta Konsolidasi Pelaporan Keuangan melalui Sistem Akuntansi Keuangan dan Penggunaan Anggaran (SAKPA), di Ambon (5/5/2014). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur BAPPEDA, Dinas Pekerjaan Umum, dan Badan Lingkungan Hidup. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku, Ismail Usemahu, mengatakan pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs) merupakan pemenuhan komitmen internasional yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan rakyat. Agar proses pembangunan bidang Cipta Karya dapat berjalan dengan baik maka diperlukan koordinasi yang komfrehensif dari semua komponen, baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, kata Ismail. Satker Randal berperan penting dalam mendukung pencapaian sasaran MDGs melalui Program Pembinaan dan Pengembangan Infrastruktur Permukiman. Pencapaian target tersebut harus diimbangi dengan pelaporan yang handal dan pelaporan keuangan yang baik. Diharapkan kita dapat berperan dalam menganalisis permasalahan di kabupaten/kota dan membangun kemitraan antar semua komponen agar mencapai target yang optimal, imbuh Ismail. Dalam kegiatan ini para petugas TOT E-Monitoring (Reguler dan DAK) dan Konsolidasi Pelaporan Keuangan(SAKPA) dilatih untuk lebih baik lagi dalam pengiriman laporan ke provinsi agar petugas yang ada di provinsi dapat dengan cepat melaporkan hasilnya ke Pusat. (Ramasyita_Randal Maluku)