Satuan Kerja Perencanaan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Lampung mengadakan Workshop MDGs di Bandar Lampung, (23-24 Mei 2014). Workshop dilaksanakan dalam rangka pencapaian sasaran Millenium Development Goals (MDGs) dan untuk sanitasi dan air minum yang layak pada tahun 2015

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/06/20140526_randal_lampung_bsr.png"></a>Satuan Kerja Perencanaan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Lampung mengadakan <em>Workshop</em> MDGs di Bandar Lampung, (23-24 Mei 2014). Workshop dilaksanakan dalam rangka pencapaian sasaran <em>Millenium Development Goals</em> (MDGs) dan untuk sanitasi dan air minum yang layak pada tahun 2015 serta mencapai peningkatan yang signifikan kehidupan penduduk miskin di permukiman kumuh pada tahun 2020. Kegiatan ini dibuka oleh E. Sunandar Rachman sebagai Kasatker Randal. Sunandar mengatakan sebagai salah satu negara anggota PBB, Indonesia memiliki komitmen untuk mencapai tujuan pembangunan millenium (<em>Millenium Development Goals</em>) yang merupakan komitmen bangsa-bangsa anggota PBB untuk memberantas kemiskinan melalui pencapaian delapan sasaran dan target yang ditetapkan untuk dicapai pada tahun 2015. Selama satu dasawarsa terakhir, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kemeterian PU telah berupaya keras mencapai kesepakatan internasional dalam <em>MDG's</em> 2015 melalui program menurunkan sebesar separuh proporsi penduduk tanpa akses terhadap air minum dan sanitasi layak hingga tahun 2015 serta mencapai peningkatan yang signifikan kehidupan penduduk miskin di permukiman kumuh pada tahun 2020. Capaian target MDGs Provinsi Lampung untuk sektor air minum untuk tahun 2013 sebesar 56,90% dari target tahun 2015 sebesar 70% sehingga masih terdapat sisa 13,10% yang harus dicapai pada tahun 2015. Sedangkan capaian target MDGs Provinsi Lampung untuk sektor sanitasi tahun 2013 sebesar 44,35% dari target tahun 2015 sebesar 51,66% sehingga masih terdapat sisa 7,31% yang harus dicapai pada tahun 2015. Serta capaian target untuk pengurangan kawasan permukiman kumuh di Provinsi Lampung pada tahun 2015 seluas 107.472 hektar, kata Sunandar. <em>Workshop</em> ini menghadirkan narasumber dari <em>Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum</em>(<em>BPPSPAM</em>) Kementerian PU, Bappeda Provinsi, Satker bidang Cipta Karya Lampung dan Dinas Kesehatan. Serta diikuti dari unsur Bappeda, Dinas PU, dan Satgas Randal Kabupaten/Kota Provinsi Lampung. (Methariska-Randal Lampung/ari)