Direktorat Jenderal Cipta Karya mengadakan Konsolidasi Data Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan TA 2014 di lingkungan Ditjen Cipta Karya yang diselenggarakan di Batam Kepulauan Riau, Kamis (22/05/2014). Dalam Acara tersebut Direktur Bina Program Antonius Budiono yang diwakili oleh Kepala Seksi Pengelo

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/05/konsolidasi-data-gede.png"></a> <p style="text-align: justify;">Direktorat Jenderal Cipta Karya mengadakan Konsolidasi Data Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan TA 2014 di lingkungan Ditjen Cipta Karya yang diselenggarakan di Batam Kepulauan Riau, Kamis (22/05/2014).</p> <p style="text-align: justify;">Dalam Acara tersebut Direktur Bina Program Antonius Budiono yang diwakili oleh Kepala Seksi Pengelolaan Data dan Dokumentasi, Wayan Lindu Suwara menyampaikan, untuk meningkatkan kualitas data pelaksanaan kegiatan di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum khususnya Ditjen Cipta Karya, perlu dilakukan konsolidasi data yang telah dilaporkan Satker-Satker Ditjen Cipta Karya pada TA 2013 agar diperbaiki dan diverifikasi datanya.</p> <p style="text-align: justify;">Selain itu untuk memastikan terlaksananya pelaporan yang baik dan akurat di TA 2014, perlu dilakukan konsolidasi data pelaporan bagi Satker-Satker yang teridentifikasi memiliki permasalahan.</p> <p style="text-align: justify;">Diantaranya progres penyerapan TA 2013 berdasarkan SPM dan SP2D (hasil rekonsiliasi SAI di Kementerian Keuangan) yang masih belum sama, verifikasi output TA 2013 dalam e-Monitoring</p> <p style="text-align: justify;">belum sesuai, data tenaga kerja TA 2013 belum terinput, titik koordinat dan foto pelaksaan TA 2013 belum ada atau kurang, Pagu DIPA TA 2014, Pagu e-monitoring, dan Pagu RUP TA 2014 ada yang masih berbeda.</p> <p style="text-align: justify;">Permasalahan lainnya yaitu rencana penyerapan serta jadwal lelang dan kontrak TA 2014 belum lengkap terisi, sandingan pemaketan e-Monitoring dan e-Procurement TA 2014 belum sesuai, titik koordinat dan foto pelaksanaan TA 2014 belum terisi (0%) dan terakhir datakontrak dan rekanan termasuk NPWP Konsultan Indivudual yang belum terisi ungkap Wayan.</p> <p style="text-align: justify;">Wayan menambahkan, pada akhir TA 2012 telah dilakukan integrasi sistem e-Monitoring K/L dengan sistem pengadaan barang dan jasa Elektronik (e-Procurement) Kementerian PU. Data paket yang akan dilelangkan dapat menggunakan data yang telah diinputkan dalam e-monitoring sehingga tidak perlu dilakukan dua kali input data.</p> <p style="text-align: justify;">Diharapkan, konsolidasi data ini dapat membantu memperbaiki kualitas data yang terlaporkan dalam sistem e-Monitoring maupun e-Procurement, dan meningkatkan kualitas pemantauan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan oleh Satker-Satker yang tersebar di seluruh Indonesia, tutupnya. (Raini Fauziah/ari)</p>