Menindaklanjuti hasil workshop yang dilakukan Satker Perencanaan dan Pengendalian Provinsi Aceh bulan April yang lalu guna mendata kembali dokumen dan matriks RPI2JM, Konsultan Individual Perencanaan dan Konsultan Individual Database selaku pendukung Satker Randal Provinsi melakukan kunjungan kerja

<div><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/06/20140530_randal_aceh_kunjungan_bsr.png"></a>Menindaklanjuti hasil workshop yang dilakukan Satker Perencanaan dan Pengendalian Provinsi Aceh bulan April yang lalu guna mendata kembali dokumen dan matriks RPI2JM, Konsultan Individual Perencanaan dan Konsultan Individual Database selaku pendukung Satker Randal Provinsi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten/Kota Wilayah Barat. Kunjungan tahap awal ini dimulai pada dua kabupaten yaitu Kabupaten Aceh Barat Daya dan Kabupaten Aceh Selatan yang dilaksanakan selama satu minggu (19- 23/05/2014). <div> <div> Tujuan dilakukannya kunjungan daerah ini adalah untuk menelusuri status SK Satgas RPI2JM kabupaten/kota tahun 2014 oleh Bupati/Walikota, mensosialisasikan perubahan-perubahan pedoman penyusunan dokumen RPI2JM terbaru kepada masing-masing Satgas Randal kabupaten/kota, memastikan Satgas Randal kabupaten/kota telah menetapkan satu atau beberapa orang untuk operator Program Aplikasi SIP, memastikan kabupaten/kota telah dalam proses menyiapkan <em>readiness criteria</em> terkait usulan kegiatan tahun 2015. Kabid Sarana dan Prasarana Bappeda Kabupaten Aceh Selatan, Juprizal mengatakan kurangnya staf pada bidang Sarana dan Prasarana serta tenaga yang ahli di bidang ke-Cipta Karya-an merupakan sebuah hambatan dalam menyusun revisi buku RPI2JM yang baru. "Dalam pembahasan bersama Tim Satgas, ditentukan beberapa titik kawasan strategis yang ada di Kabupaten Aceh Barat Daya yang meliputi kawasan agropolitan dan minapolitan, kawasan pertambangan dan kawasan perkotaan Blang Pidie. Pada sektor air minum, terdapat 4 titik sumber air minum yang akan didistribusikan ke seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Barat Daya, masing-masing titik sumber air minum ada di Kecamatan Lembah Sabil, Tangan-Tangan, Susoh dan Babahrot," kata Juprizal. Menurut Juprizal, SK penetapan Tim Satgas RPI2JM sudah ditandatangani Bupati dan diterbitkan. Namun di dalam SK Tim Satgas belum muncul adanya penugasan operator database SIP sebagai keanggotaan dalam tim. Sehingga diperlukan untuk menerbitkan SK secara terpisah yang harus ditandatangani oleh Bupati. Sementara itu Kabupaten Aceh Selatan belum memiliki SK tim Satgas, adapun personil yang masuk ke dalam tim Satgas mengalami banyak pergantian karena terjadi perubahan posisi dan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan beberapa waktu yang lalu. Operator database yang akan mengoperasikan program aplikasi SIP di Kabupaten Aceh Barat Daya mengalami pergantian, sementara Kabupaten Aceh Selatan masih dilakukan oleh operator yang lama. Untuk memberikan gambaran dan pemahaman aplikasi, operator database Program Aplikasi SIP Kabupaten Aceh Barat Daya yang sudah ditunjuk sudah dibekali tentang sosialisasi dan simulasi penggunaan program aplikasi oleh Konsultan Individual Database.(Doddy Surya-Randal Aceh/ari) &nbsp; </div> </div> </div>