Untuk menjaring masukan dari pemerintah Kabupaten/Kota Strategis Nasional (KSN) serta informasi mengenai validasi Memorandum Program (MP) dari pemerintah daerah, Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Provinsi Aceh melaksanakan Konsolidasi Data Memorandum Program terhadap KSN Wilayah I (Jawa

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/07/randalaceh_besar1.jpg"></a> Untuk menjaring masukan dari pemerintah Kabupaten/Kota Strategis Nasional (KSN) serta informasi mengenai validasi Memorandum Program (MP) dari pemerintah daerah, Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Provinsi Aceh melaksanakan Konsolidasi Data Memorandum Program terhadap KSN Wilayah I (Jawa dan Sumatera) yang dimulai di Provinsi Aceh pada Kamis (10/07/2014). <a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/07/randalaceh_besar2.jpg"></a>Acara dibuka oleh Kasie Air Minum dan PLP Subdit Program dan Anggaran Ditjen Cipta Karya, Fajar Santoso, yang didampingi tim Konsultan Pusat. Kegiatan Konsolidasi ini dihadiri oleh masing-masing Kasatker dari Bangkim, PBL, PLP, serta perwakilan Kabupaten/Kota seperti Kota Banda Aceh, Kota Sabang dan Kabupaten Aceh Besar. Dalam kegiatan konsolidasi ini, Fajar menyampaikan perlunya instrumen (tools) konsolidasi data memorandum program berupa beberapa Indikator Instrumen Konsolidasi Data untuk mengukur kondisi sehingga diperoleh hasil berupa nilai atau tingkat keabsahan proses kegiatan analisis yang dilakukan. Indikator dalam sistem konsolidasi data Memorandum Program yang telah disiapkan diharapkan dapat memaksimalkan penyaringan program/kegiatan usulan daerah sehingga tercapai sinkronisasi dan perwujudan sinergitas pendanaan kegiatan pada Kabupaten/Kota Strategis Nasional. (Doddy Randal Aceh)