Direktorat Jenderal Cipta Karya mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menjaring masukan dalam menyusun Strategi Komunikasi Cipta Karya 2015-2019 di Jakarta, Rabu (06/08/2014). Direktur Bina Program Ditjen Cipta Karya Antonius Budiono mengungkapkan perkembangan dunia teknologi informasi ju

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/08/FGD-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Direktorat Jenderal Cipta Karya mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menjaring masukan dalam menyusun Strategi Komunikasi Cipta Karya 2015-2019 di Jakarta, Rabu (06/08/2014).</p> <p style="text-align: justify;">Direktur Bina Program Ditjen Cipta Karya Antonius Budiono mengungkapkan perkembangan dunia teknologi informasi juga menuntut Ditjen Cipta Karya mengembangkan pendekatan-pendekatan baru dalam pelaksanaan komunikasi publik.</p> <p style="text-align: justify;">"Dalam pelaksanaan kegiatan publikasi program dan kinerjanya, Cipta Karya memerlukan pembentukan citra positif kepada publik, agar dapat meningkatkan kepedulian dan dukungan terhadap perwujudan permukiman layak huni dan berkelanjutan," kata Antonius.</p> <p style="text-align: justify;">Antonius mengharapkan, dengan FGD ini akan mendapatkan ide-ide baru guna penyusunan strategi komunikasi Ditjen Cipta Karya. Sebelum menyusun strategi komunikasi sebaiknya mengetahui terlebih dahulu mengenai kebijakan komunikasi Cipta Karya, sehingga akan menghasilkan strategi komunikasi yang efisien, tutur Antonius.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu, dalam diskusi ini muncul beberapa peluang yang dapat dioptimalkan Ditjen Cipta Karya dalam melaksanakan program strategi komunikasi yaitu program Ditjen Cipta Karya yang dimanfaatkan oleh masyarakat luas, penempatan SDM yang sesuai dengan keahliannya, memanfaatkan jaringan di daerah serta dukungan konsultan pendamping yang ahli dalam bidang komunikasi.(bns)</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p>