Dalam rangka penyusunan strategi komunikasi Ditjen Cipta Karya, Direktorat Jenderal Cipta Karya melaksanakan Focus Group Disscusion (FGD) di Makassar, Jumat (22/08/2014). Kegiatan yang dibuka oleh PPK Randal Sulawesi Selatan M. Syarif Sarebong, menyampaikan diperlukan berbagai masukan untuk mempe

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/09/FGD-makassar-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Dalam rangka penyusunan strategi komunikasi Ditjen Cipta Karya, Direktorat Jenderal Cipta Karya melaksanakan Focus Group Disscusion (FGD) di Makassar, Jumat (22/08/2014).</p> <p style="text-align: justify;">Kegiatan yang dibuka oleh PPK Randal Sulawesi Selatan M. Syarif Sarebong, menyampaikan diperlukan berbagai masukan untuk memperkuat landasan penyusunan strategis, salah satunya melalui FGD yang melibatkan pihak internal dan eksternal. "Sehingga dapat menggambarkan informasi yang lebih holistik mengenai aspirasi pihak terkait yang nantinya akan dirangkumkan dalam sebuah strategi komunikasi yang dapat dipahami dan diimplementasikan bersama," kata Syarif.</p> <p style="text-align: justify;">Syarif menjelaskan, tujuan dari FGD ini yaitu untuk mendapatkan penjelasan serta masukan atau saran dari perwakilan media lokal terkait dengan aktivitas komunikasi yang dilakukan Ditjen Cipta Karya maupun Satker sebagai perpanjangan tangan di daerah. Serta tersedianya informasi relevan untuk peningkatan efektivitas kegiatan komunikasi Ditjen Cipta Karya, berdasarkan masukan atau saran dari perwakilan media lokal.</p> <p style="text-align: justify;">Kegiatan ini selain dihadiri oleh Satker di lingkungan Cipta Karya Provinsi Sulsel juga Fasilitator PMP P2KP, masyarakat penerima manfaat serta, internal/media lokal. (JM-Randal Sulsel/bns)</p>