Terkait dengan perkembangan Pembangunan Infrastruktur ke-Cipta Karya-an di tahun 2014 ini, Direktorat Jenderal Cipta Karya telah mencanangkan program 100%,- 0%,- 100%. Artinya 100 % target pencapaian Air Minum, 0% target Kekumuhan dan 100% peningkatan target Sanitasi. Program ini akan dimasukkan

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/09/sultra-evaluasi-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Terkait dengan perkembangan Pembangunan Infrastruktur ke-Cipta Karya-an di tahun 2014 ini, Direktorat Jenderal Cipta Karya telah mencanangkan program 100%,- 0%,- 100%. Artinya 100 % target pencapaian Air Minum, 0% target Kekumuhan dan 100% peningkatan target Sanitasi. Program ini akan dimasukkan untuk perolehan di tahun 2015. Posisi saat ini untuk air minum mencapai 63% , Sanitasi mencapai 52% dan kekumuhan akan terus diturunkan hingga 0% pada tahun 2015.</p> <p style="text-align: justify;">Demikian yang diungkapkan oleh PPK Randal Syamsuddin Pamone dalam sambutannya saat membuka kegiatan workshop Evaluasi Tengah Tahun Program Bidang Cipta Karya se-Provinsi Sultra Tahun Anggaran 2014 yang berlansung di Kendari, Senin (25-26/08/2014). Kegiatan workshop ini diikuti oleh 60 orang peserta yang terdiri atas tim Satgas Randal unsur PU, Bapedda dan PDAM kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Utara.</p> <p style="text-align: justify;">Selain itu, Syamsuddin juga menambahkan bahwa workshop ini dimaksudkan untuk mengevaluasi sudah sejauhmana efektifitas dan kondisi pelayanan cakupan air minum, sanitasi dan upaya menurunkan tingkat kekumuhan. Bahan evaluasi tengah tahun ini akan dijadikan rujukan dalam penyusunan program tahun 2015 untuk DAK Reguler dan APBN Bidang Cipta Karya,tutup Syamsuddin.(eny-Randal/ari)</p>