Bersamaan dengan acara groundbreaking Kebun Raya Batam, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, meresmikan infrastruktur Pekerjaan Umum dan Permukiman di Provinsi Kepulauan Riau senilai Rp454,56 miliar, Kamis (28/8/2014). Selain bersumber dari APBN, infrastruktur tersebut juga didukung pembiayaan

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/09/kepri.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Bersamaan dengan acara groundbreaking Kebun Raya Batam, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, meresmikan infrastruktur Pekerjaan Umum dan Permukiman di Provinsi Kepulauan Riau senilai Rp454,56 miliar, Kamis (28/8/2014).</p> <p style="text-align: justify;">Selain bersumber dari APBN, infrastruktur tersebut juga didukung pembiayaan dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Didampingi Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani, Wakil Kepala LIPI Djusman Sajuti, dan Walikota Batam Ahmad Dahlan, Menteri PU menandatangani 8 prasasti infrastruktur yang meliputi tiga infrastruktur Ditjen Sumber Daya Air, dua infrastruktur Ditjen Bina Marga dan tiga infrastruktur Ditjen Cipta Karya.</p> <p style="text-align: justify;">Kami berharap proyek-proyek infrastruktur yang telah dibangun tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, memperlancar konektivitas dari satu daerah ke daerah lain, mendukung pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kepualauan Riau, ujar Djoko.</p> <p style="text-align: justify;">Direktur Pengembangan Air Minum Ditjen Cipta Karya, Mochammad Natsir dalam penjelasannya kepada Menteri PU, menyampaikan bahwa pelayanan air minum di Kepulauan Riau berdasarkan data BPS pada tahun 2012 lalu dengan indikator yang baru telah mencapai 77%, sehingga pada tahun 2015 mendatang dapat melampaui target MDGs dan optimis dapat mencapai 79% masyarakat terlayani.</p> <p style="text-align: justify;">Infrastruktur Ditjen Cipta Karya yang diresmikan adalah SPAM IKK Bulang dengan kapasitas 10 liter/detik senilai Rp7,12 miliar, SPAM Pulau Nipah dengan kapasitas 2,5 liter/detik senilai Rp4,03 miliar yang memberikan pelayanan bagi anggota TNI yang bertugas menjaga wilayah terluar NKRI. Infrastruktur lain adalah prasarana dan sarana dasar Ruang Terbuka Hijau Kawasan Dendang Melayu di Jembatan 1 Barelang, senilai Rp3,45 miliar. (randal kepri/bhm)</p> <p style="text-align: justify;"><b></b></p>