Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya ikut berpartisipasi dalamDiskusi dan Pameran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (06/09/2014). Acara tersebut diselenggarakan oleh Relawan Jalan Keluar No 2 (RJK2) dengan tema

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/09/tugu-tani-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya ikut berpartisipasi dalamDiskusi dan Pameran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (06/09/2014). Acara tersebut diselenggarakan oleh Relawan Jalan Keluar No 2 (RJK2) dengan temaIndonesia Menjawab Tantangan Masa Depan.</p> <p style="text-align: justify;">"Kami ingin tunjukan hasil inovasi anak bangsa, yang selama ini kurang mendapat perhatian dari publik," ujar Poempida Hidayatullah, penggagas acara tersebut.</p> <p style="text-align: justify;">Acara tersebut menghadirkan 32 peserta dari berbagai instansi pemerintah dan swasta, seperti, perguruan tinggi negeri, perusahaan BUMN, perusahaan swasta, dan penyandang disabilitas.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam pameran ini, Ditjen Cipta Karya menampilkan informasi mengenai Tahapan Kegiatan ProgramPamsimas, Siklus Kegiatan Masyarakat PNPM Mandiri Perkotaan, Tahapan Kegiatan RIS-pnpm Mandiri Tingkat Desa, Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP),Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) dalam PNPM-PISEW, Siklus Program Sanimas, Perwujudan Kawasan Permukiman Yang Layak Huni dan Berkelanjutan serta Konsep Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Permukiman Berkelanjutan. Selain itu, Kementerian PU mendapatkan penghargaan Stand Terbaik dari ketua penyelenggara.</p> <p style="text-align: justify;">Informasi tersebut menggambarkan tentang sasaran umum yang ingin dicapai di bidang Cipta Karya dalam pemenuhan ketersediaan infrastruktur dasar dan standar layanan minimum di bidang permukiman. Pembangunan kawasan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan, terutama tentang target capaian Ditjen Cipta Karya yaitu 100-0-100 pada tahun 2019. Capaian tersebut diartikan dengan 100 % layanan Air Minum, 0 % untuk kawasan kumuh dan 100 % untuk Sanitasi.</p> <p style="text-align: justify;">Berbagai inovasi seperti mengenai pengolahan sampah, sanitasiair, dan metode animasi, ditampilkan dalam kegiatan tersebut. "Kami sebagai anak muda mencoba menunjukan realisasi dari visi Jokowi-JK dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Poempida. Acara ini juga akan diisi dengan diskusi seputar ilmu pengetahuan dan teknologi. Beberapa diskusi akan membahas mengenai skema Indonesia sehat, dan Indonesia pintar, yang merupakan produk unggulan Jokowi-JK.(ari)</p>