Bersamaan dengan acara groundbreaking Jembatan Sigandul, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto juga meresmikan infrastruktur Ditjen Cipta Karya di Temanggung, Jawa Tengah senilai Rp 19,729 miliar, Senin (8/9/2014).Selain bersumber dari APBN, infrastruktur tersebut juga didukung pembiayaan dari pe

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/09/temanggung-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Bersamaan dengan acara groundbreaking Jembatan Sigandul, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto juga meresmikan infrastruktur Ditjen Cipta Karya di Temanggung, Jawa Tengah senilai Rp 19,729 miliar, Senin (8/9/2014).Selain bersumber dari APBN, infrastruktur tersebut juga didukung pembiayaan dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam kesempatan tersebut, Menteri PU didampingi Bupati Temanggung Bambang Sukarno, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Soejadi, Dirjen Bina Marga, Dirjen Sumber Daya Air, Dirjen Tata Ruang, serta Dirjen Cipta Karya yang diwakili Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman.</p> <p style="text-align: justify;">Menteri PU menandatangani 9 prasasti infrastruktur yang meliputi lima infrastruktur Ditjen Sumber Daya Air, dan 4 infrastruktur Ditjen Cipta Karya.</p> <p style="text-align: justify;">Kami berharap proyek-proyek infrastruktur yang telah dibangun tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, memperlancar konektivitas dari satu daerah ke daerah lain, mendukung pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Temanggung, ujar Djoko.</p> <p style="text-align: justify;">Infrastruktur Ditjen Cipta Karya yang diresmikan adalah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sanggrahan di Kabupaten Temanggung, yang dibangun dengan APBN TA 2012 dan APBD sebesar Rp. 8,66 miliar. Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R Kembang Asri yang berfungsi untuk mengurangi sampah yang masuk ke TPA dan memperpanjang umur TPA, dilaksanakan dengan APBN TA 2012 sebesar Rp 379 juta.</p> <p style="text-align: justify;">Selain itu, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perdesaan di Kabupaten Temanggung pada enam lokasi dengan kapasitas total 25 liter/detik di Kecamatan Kranggan, Kecamatan Pringsurat dan Kecamatan Temanggung dengan biaya APBN TA 2013 dan APBD sebesar Rp. 9,17 miliar serta Sub Terminal Agrobisnis (STA) Kawasan Candiroto di Kabupaten Temanggung untuk pemasaran sayur-sayuran dibangun dengan biaya APBN TA 2013 sebesar Rp 1,52 milliar.</p> <p style="text-align: justify;">Djoko menambahkan, Kementerian PU juga sedang melaksanakan dan mempersiapkan pembangunan sejumlah infrastruktur bidang permukiman di Temanggung, optimalisasi SPAM IKK Ngadirojo, pembangunan SPAM IKK Kandangan, Pembangunan SPAM Desa rawan air/terpencil/pesisir, Rusunawa Parakan, lanjutan pembangunan STA Kawasan Candiroto untuk pemasaran ternak, Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dalam mendukung produktifitas kopi, proyek Kawasan Makam Menggoro, Tembarak, lanjutan Kawasan Makam Muneng, Trenggono, RTH Kali Progo, serta Pompa Air Tenaga Hidro di Desa Wonokerso.(bns/Randal Jateng)</p>