Ditjen Cipta Karya mengadakan reviu terhadap hasil penelitian Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/ Lembaga (RKA-K/L) tahun 2015 di Ruang Sapta Taruna Kementerian Pekerjaan Umum Jakarta, Kamis (11/09/2014). Reviu dilakukan oleh tim Inspektorat Jenderal untuk memastikan RKA-K/L telah disusun berd

<p style="text-align: justify;"><span style="line-height: 1.5em;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/09/reviu-bsr.jpg"></a></span></p> <p style="text-align: justify;"><span style="line-height: 1.5em;">Ditjen Cipta Karya mengadakan reviu terhadap hasil penelitian Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/ Lembaga (RKA-K/L) tahun 2015 di Ruang Sapta Taruna Kementerian Pekerjaan Umum Jakarta, Kamis (11/09/2014). Reviu dilakukan oleh tim Inspektorat Jenderal untuk memastikan RKA-K/L telah disusun berdasarkan konsistensi sasaran kinerja yang meliputi volume keluaran dan indikator kinerja dalam RKAKL sesuai dengan sasaran kinerja dalam Renja KL dan RKP.</span></p> <p style="text-align: justify;">Selain itu, RKA-K/L disusun berdasarkan kesesuaian Pagu Anggaran dalam RKA-K/L dengan Pagu Anggaran dan atau alokasi-alokasi K/L, kesesuaian rincian sumber dana dalam RKA-K/L dengan Sumber dana dalam Pagu Anggaran dan atau alokasi K/L, dan kepatuhan pencantuman tematik APBN pada level keluaran.</p> <p style="text-align: justify;">Pelaksana Harian (Plh) Direktur Bina Program Dwityo A. Soeranto mengungkapkan, reviu ini merupakan tindak lanjut dari penelitian RKA-K/L yang sudah dilakukan minggu lalu.</p> <p style="text-align: justify;">Setelah diadakannya penelitian, dihasilkan yaitu adanya pergeseran pagu per belanja terhadap RKA-K/L Pagu Anggaran dalam pemenuhan kebutuhan gaji pegawai dan operasional kantor serta penajaman kegiatan, kata Dwityo.</p> <p style="text-align: justify;">Selain itu, diperkirakan target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2015 untuk beberapa output tidak dapat tercapai diantaranya karena adanya penyesuaian target dan alokasi per output akibat pemanfaatan sebagian alokasi 2015 untuk kegiatan lanjutan MYC 2014 sebagai dampak pemotongan anggaran 2014.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam acuan pagu RKA-K/L tahun 2015, pagu anggaran Ditjen Cipta Karya berkurang sebanyak Rp. 2,47 triliun, yaitu dari pagu awal Rp. 15,056 triliun menjadi Rp. 12,6 triliun. Pengurangan tersebut disebabkan adanya pengalihan untuk anggaran dana desa Rp. 1,457 triliun, dan pengurangan PHLN sebesar Rp. 1,052 triliun.</p> <p style="text-align: justify;">Hasil reviu ini akan disampaikan ke Kementerian Keuangan untuk meminta persetujuan pengesahan RKA-K/L tahun 2015.(bns)</p>