Dalam menghadapi target Sustainable Development Goals (SDGs) Direktorat Bina Progam, Ditjen Cipta Karya melaksanakan Workshop Penyusunan Indeks Permukiman Perkotaan Berkelanjutan Tahun 2014 (Sustaineble Urban Settlement Index 2014), di Makassar, Senin (29/09/2014). Direktur Bina Program yang diwa

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/10/sulsel-workshop-bsr.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Dalam menghadapi target Sustainable Development Goals (SDGs) Direktorat Bina Progam, Ditjen Cipta Karya melaksanakan Workshop Penyusunan Indeks Permukiman Perkotaan Berkelanjutan Tahun 2014 (Sustaineble Urban Settlement Index 2014), di Makassar, Senin (29/09/2014).</p> <p style="text-align: justify;">Direktur Bina Program yang diwakili oleh Kepala Subdit Evaluasi Kinerja M. Sundoro menyampaikan kota-kota di dunia menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang kompleks dimana hampir 50% penduduk dunia saat ini tinggal di perkotaan. Tantangan utama yang dihadapi kota-kota di seluruh dunia adalah pesatnya perkembangan kota yang belum didukung dengan kesiapan pemangku kepentingan terkait untuk menghadapinya sehingga menimbulkan permasalahan perkotaan seperti urbanisasi, permukiman liar dan kumuh, kemiskinan, kesenjangan sosial dan pengangguran. Namun urbanisasi dapat menimbulkan dampak negatif bagi perkotaan apabila tidak di kelola dengan baik, namun di sisi lain urbanisasi juga dapat menjadi modal penggerak perekonomian dan mendorong pengembangan perkotaan ke arah yang lebih baik.</p> <p style="text-align: justify;">"Tahun 2015 merupakan tahun terakhir dari pemenuhan target MDGs (Millenium Development Goals) dan menjadi awal dari targed SDGs (Sustainable Development Goals). SDGs ini merupakan kelanjutan dari target MDGs dengan berbagai isu tambahan seperti perubahan iklim, ketersedian anggaran, serta menipisnya energi. Berbagai isu yang ada di dalam target SDGs tersebut mengkrucut pada sebuah konsep pembangunan berkelanjutan baik secara ekonomi, sosial maupun lingkungan. Konsep tersebut di indonesia telah dikenal dengan sebutan konsep Tridaya ( Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi)," kata Sundoro.</p> <p style="text-align: justify;">Sundoro menambahkan, dalam menghadapi isu keberlanjutan yang telah terbangun di dunia, Direktorat Jenderal Cipta Kaya Kementerian PU menyusun indeks permukiman perkotaan berkelanjutan untuk memotret kinerja perkotaan di Indonesia khususnya di bidang permukiman. (Jamal Randal Sulsel/ari)</p>