Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Satker Randal PIP) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelarRapat Focus Group Discussion(FGD I) terkait Rencana Aksi Daerah (RAD) untuk mewujudkan gerakan 100-0-100, di Kendari beberapa waktu lalu. Rapat ini diikuti oleh

<p style="text-align: justify;">Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Satker Randal PIP) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar<em>Rapat Focus Group Discussion</em>(FGD I) terkait Rencana Aksi Daerah (RAD) untuk mewujudkan gerakan 100-0-100, di Kendari beberapa waktu lalu.</p> <p style="text-align: justify;"></p> Rapat ini diikuti oleh 45 orang peserta yang terdiri dari unsur Dinas PU dan Bappeda Provinsi serta Kabupaten/Kota. <p style="text-align: justify;">Kasubdit Pengolahan Data dan Sistem Informasi Direktorat Jenderal Cipta Karya, Sri Murni Edi menekankan, kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota harus memiliki komitmen yang tinggi dalam menyusun RPIJM karena dokumen tersebut merupakan dokumen perencanaan yang dapat digunakan sebagai pedoman kabupaten/kota bila ada program lintas sektor yang terkait dengan Kementerian PUPR.</p> <p style="text-align: justify;">Sri Murni menambahkan salah satu tujuan dari rapat ini yaitu untuk merumuskan kondisi eksisting tentang air minum, kekumuhan dan sanitasi yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara. Semoga bulan Oktober nanti RAD Provinsi Sulawesi Tenggara sudah selesai dengan hasil yang baik, harap Sri Murni. (Eny-Randal Sultra/ari)</p>