Pembangunan di Indonesia saat ini dihadapkan pada 3 tantangan besar dalam pemenuhan kebutuhan dasar, yaitu ketahanan air, ketahanan pangan, dan ketahanan energi guna mewujudkan kesejahteraan rakyat. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat pelaksanaan Pengisian awa

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/10/peresmian-NTB-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Pembangunan di Indonesia saat ini dihadapkan pada 3 tantangan besar dalam pemenuhan kebutuhan dasar, yaitu ketahanan air, ketahanan pangan, dan ketahanan energi guna mewujudkan kesejahteraan rakyat. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto saat pelaksanaan Pengisian awal Bendungan Pandanduri dan Peresmian Infrastruktur Pekerjaan Umum di Provinsi Nusa Tenggara Barat senilai Rp 38,14 miliar, di Nusa Tenggara Barat, Selasa (14/10/2014).Selain bersumber dari APBN, infrastruktur tersebut juga didukung pembiayaan dari anggaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam kesempatan tersebut, Menteri PU didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat M. Zainul, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Mudjiadi, dan Direktur Pengembangan Air Minum, Ditjen Cipta Karya Mochammad Natsir.</p> <p style="text-align: justify;">Kami titipkan aset pemerintah ini untuk dapat dikelola, dimanfaatkan dan dipelihara sebaik-baiknya, agar kemanfaatannya dapat dinikmati oleh masyarakat di Nusa Tenggara Barat secara berkelanjutan, harap Djoko.</p> <p style="text-align: justify;">Infrastruktur Ditjen Cipta Karya yang diresmikan oleh Djoko Kirmanto yaitu Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM IKK) Tanjung di Kabupaten Lombok Utara, kapasitas 40 liter/detik, dibangun dengan dana sebesar Rp 24,20 miliar, SPAM IKK Sikur di Kabupaten Lombok Timur, kapasitas 20 liter/detik, dibangun dengan dana sebesar Rp. 11,06 miliar, dan SPAM Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Labuhan Lombok di Kbupaten Lombok Timur, kapasita 15 liter/detik, dibangun dengan dana sebesar 2,88 miliar. (bhm)</p> <p style="text-align: justify;"></p>