Usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana negara, pada Senin (27/10/2014) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perumahan Rakyat (Pera) melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) dari Menteri PU (Djoko Kirmanto) dan Menteri Perumahan Rakyat (Djan Faridz) Kabinet Indonesia Bersatu II

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/11/sertijab-menteri-pu-bsr.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana negara, pada Senin (27/10/2014) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perumahan Rakyat (Pera) melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) dari Menteri PU (Djoko Kirmanto) dan Menteri Perumahan Rakyat (Djan Faridz) Kabinet Indonesia Bersatu II kepada Menteri PU dan Perumahan Rakyat Kabinet Kerja yang dijabat oleh Basuki Hadimuljono, di Ruang Sapta Taruna, Kementerian Pekerjaan Umum.<span style="line-height: 1.5em;"></span></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Dalam pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Kementerian PUdan Kementerian Perumahan Rakyat mengalami penggabungan menjadi Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. Pada kesempatan tersebut Djoko Kirmanto mengungkapkan, bahwa dirinya tidak bisa lagi berpesan selamat bekerja, karena Presiden Jokowi selalu bicara mengenai hal tersebut.<span style="line-height: 1.5em;"></span></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Kepada Pak Menteri dan yang lain, saya tidak bisa lagi mengucapkan selamat bekerja, karena Presiden Jokowi selalu bicara kerja, kerja, dan kerja. Saya hanya menambahkan, keras, keras, dan keras. Mari kita dukung agar PU selalu maju, kata Djoko.<span style="line-height: 1.5em;"></span></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Sementara, Djan Faridz menitipkan program-program Kementerian Perumahan Rakyat untuk dilanjutkan, diantaranya adalah membangun perumahan PNS Pusat di daerah Kemayoran Jakarta.<span style="line-height: 1.5em;"></span></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Saya ini punya cita-cita dan telah disetujui oleh Presiden sebelumnya, untuk memanfaatkan tanah di Kemayoran seluas 13 Hektar, guna membangun perumahan PNS Pusat sebanyak 28 ribu apartemen, yang bertujuan agar jarak rumah PNS tidak terlalu jauh dari Ibukota, tutur Djan.<span style="line-height: 1.5em;"></span></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Selanjutnya, Basuki mengungkapkan tekadnya akan bekerja keras dan lebih baik lagi dari sebelumnya untuk meneruskan cita-cita pendahulunya. Kami sudah bersepakat dengan bergabungnya PU dan Pera, tidak ada satupun yang merasa lebih, kami ingin semua merasa nyaman bergabung, dengan semangat itulah, kami ingin menapak ke depan meneruskan cita-cita bapak-bapak sekalian, ungkap Basuki menanggapi para Menteri KIB II tersebut.<span style="line-height: 1.5em;"></span></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Diketahui, bahwa dalam proses penggabungan ini, Kabinet Kerja diberi waktu 2 bulan untuk menyelesaikan proses penggabungan, untuk itu Basuki menargetkan jajarannya agar segera disusun dan di proses.<span style="line-height: 1.5em;"></span></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Kami menyepakati minggu ini selesaikan susunan orgnisasi penggabungan dan akan dibawa ke Menpan dan Setneg, kita punya waktu 2 bulan, saya minta ke jajaran minggu ini selesai, tegas Basuki.(dodo/ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"><b></b></p> &nbsp;