Satker Randal Provinsi Sulut menggelar Workshop Evaluasi Akhir Tahun Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara di Manado, (28/11/2014). Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari ini merupakan tindak lanjut dari upaya perencanaan pelaksanaan terhadap kegiatan yang sudah berjalan untuk mengetahui se

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2014/12/sulut-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Satker Randal Provinsi Sulut menggelar Workshop Evaluasi Akhir Tahun Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara di Manado, (28/11/2014).</p> <p style="text-align: justify;">Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari ini merupakan tindak lanjut dari upaya perencanaan pelaksanaan terhadap kegiatan yang sudah berjalan untuk mengetahui sejauhmana capaian kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun anggaran berjalan sekaligus nantinya hasil evaluasinya bisa digunakan sebagai bahan masukan dalam menyusun perencanaan kegiatan Satker Randal untuk tahun anggaran mendatang.</p> <p style="text-align: justify;">Kasubdit Evaluasi Kinerja Direktorat Bina Program Ditjen Cipta Karya Muhammad Sundoro menjelaskan bahwa Sulut merupakan salah satu provinsi terpadat dengan jumlah penduduk sebanyak 2.270.596 jiwa atau sebesar 0,96% penduduk Indonesia dan luas wilayah 0,72% dari wilayah Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang tinggal di daerah perkotaan mencapai 41% pada tahun 2015 dan diproyeksikan menjadi 65% pada tahun 2035. Selain itu capaian MDGs Sulut saat ini untuk bidang air minum 67,21%, sanitasi 68,14% dan kumuh masih 14,8%.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam hal ini Sulut harus lebih serius dalam menangani infrastruktur dasar permukiman dalam rangka mewujudkan target 100-0-100, himbau Sundoro.</p> <p style="text-align: justify;">Penyampaian mengenai konsepsi indeks permukiman perkotaan berkelanjutan yang diperlukan untuk mengukur pencapaian MDGs sekaligus upaya yang dilakukan Pemda dan masyarakat secara terus menerus terhadap perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur permukiman yang merupakan potret permukiman perkotaan yang akan dijadikan <i>baseline </i>dalam MDGs.</p> <p style="text-align: justify;">Kegiatan ini diakhiri dengan pemaparan realisasi progres oleh masing-masing Satker Sektoral dan kabupaten/kota seperti kegiatan PPIP dan P2KP yang sebagian besar sudah mencapai 100% untuk penyerapan keuangan dan 80% untuk fisik. Randal sulut.(randal sulut/ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p>