Sesuai arahan RPJMN ke-3 yang mengamanatkan untuk penuntasan cakupan pelayanan Air minum 100%, pengentasan kawasan kumuhhingga 0%dan Sanitasi layak 100%, Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Kalimantan Timur melaksanakanFocus Group Discussion(FGD) P

<p style="text-align: justify;">Sesuai arahan RPJMN ke-3 yang mengamanatkan untuk penuntasan cakupan pelayanan Air minum 100%, pengentasan kawasan kumuhhingga 0%dan Sanitasi layak 100%, Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan<em>Focus Group Discussion</em>(FGD) Penyusunan Rencana Strategis/RAD (Rencana Aksi Daerah) 100-0-100 Provinsi Kalimantan Timur, di Samarinda,Rabu (27/07/2016).</p> <p style="text-align: justify;"></p> Pelaksanaan FGD tersebut dipimpin langsung oleh Kasatker Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Kalimantan Timur, Gandung Pujo Purnomo. Serta turut dihadiri oleh perwakilan dari Bappeda Provinsi Kaltim, perwakilan dari masing-masing sektor Provinsi Kaltim dan tim penyusun RAD dari Satker Randal Kaltim. <p style="text-align: justify;">Gandung mengatakan, kegiatan FGD dilakukan untuk merumuskan visi, misi, tujuan dan sasaran RAD antara Satker sektoral dengan Bappeda Provinsi Kalimantan Timur. Oleh sebab itu pada FGD inidibahas tentang visi, misi, tujuan, sasaran strategis, kondisi umumserta arahkebijakan yang tertuang dalam RAD.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu, tujuan dari penyusunan RAD Provinsi Kalimantan Timur ini adalah untuk mengintegrasikan rencana pembangunan infrastruktur bidang Cipta Karya antara rencana pusat, provinsi dan kabupaten/kota, khususnya dalam pencapaian target nasional 100-0-100. Serta memberikan keterkaitan antara Renstra Ditjen Cipta Karya dengan perencanaan tingkat provinsi.</p> <p style="text-align: justify;">"Diharapkan dari hasil FGD ini dapat memberikan persamaan persepsi data baseline untuk kondisi umum sektor, antar Satker bahwa data diambil dari WPS (Wilayah Pengembangan Strategis) Provinsi dan database sektor yang terbaru. Dan merumuskan visi misi RAD Provinsi Kaltim Tahun 2015-2019," tutup Gandung.(Umi/Randal-Kaltim/ari)</p>