Capaian Millennium Development Goals (MDGs) bidang air minum di Provinsi Jawa Tengah hingga akhir tahun 2012, yaitu 40,6 persen untuk penduduk perkotaan, dan 20,3 persen untuk penduduk perdesaan. Sedangkan untuk akses sanitasi sudah terpenuhi 60 persen. Data tersebut terungkap dalam Workshop Dana A

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2013/10/mdgs1.jpg"></a>Capaian Millennium Development Goals (MDGs) bidang air minum di Provinsi Jawa Tengah hingga akhir tahun 2012, yaitu 40,6 persen untuk penduduk perkotaan, dan 20,3 persen untuk penduduk perdesaan. Sedangkan untuk akses sanitasi sudah terpenuhi 60 persen.</p> <p style="text-align: justify;">Data tersebut terungkap dalam Workshop Dana Alokasi Khusus (DAK) dan MDGs yang digelar oleh Satuan Kerja (Satker) Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastrukur Permukiman (Randal PIP) Jawa Tengah, di Semarang (2/10).</p> <p style="text-align: justify;">Workshop ini diikuti oleh Dinas PU dan Bappeda di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengevaluasi kinerja dari kabupaten/kota sekaligus mengevaluasi progres dari Kegiatan yang dalam DAK dan juga target MDGs. Workshop DAK dan MDGs ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Tengah, Prihastoto.</p> <p style="text-align: justify;">Mendukung upaya percepatan pembangunan dan pencapaian target MDGs, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum telah memulai pembangunan berskala regional untuk air minum di tahun 2011 dengan ditandatanganinya MoU antara Dirjen Cipta Karya, Gubernur Jateng dan bupati/walikota sebanyak 8 SPAM Regional, ungkap Prihastoto.</p> <a style="text-align: justify;" href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2013/10/mdgs2.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Dia menambahkan, untuk Pembangunan SPAM Regional Bergas sudah dimulai sejak tahun 2011 dan secara bertahap mulai bisa dioperasionalkan di tahun 2014. Sedangkan fisik SPAM Regional Keburejo juga telah mulai dibangun di tahun 2013 melalui pendanaan APBN.</p> <p style="text-align: justify;">Selain itu di tahun 2013 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menganggarkan kegiatan untuk penyusunan 7 RISPAM Regional, Kelayakan Investasi SPAM Regional, serta AMDAL atau UKP/UPL SPAM Regional, lanjutnya.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam acara ini Randal Jateng mengundang beberapa Narasumber dari Pusat (Ditjen Cipta Karya) dan juga dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Dari Ditjen Cipta Karya antara lain dari Sub Direktorat Program dan Anggaran, Prasetyo, tentang Road Map MDGs Nasional. Kemudian dilanjutkan dengan paparan Kasubdit Kerjasama Luar Negeri, Dwityo A. Soeranto, yang menyampaikan tentang Potensi KLN dalam Mendorong Capaian MDGs.</p> <p style="text-align: justify;">Dilanjutkan oleh Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (IPW) Bappeda Provinsi Jawa Tengah Boedi Setyana, menyampaikan tentang RAD MDGs Provinsi Jawa Tengah.</p> <p style="text-align: justify;">Kemudian Paparan terakhir oleh Koordinator CSR Provinsi Jawa Tengah, Ferry Firmawan, yang menyampaikan tentang peran dan potensi swasta dalam pencapaian MDGs bidang Cipta Karya.</p> <p style="text-align: justify;">Selanjutnya para peserta melanjutkan diskusi yang didampingi oleh Tim Randal dan juga Satker Sektoral DAK yaitu Satker Air Minum dan Satker PPLP. Diskusi ini bertujuan untuk mengevaluasi progres DAK Air Minum dan Sanitasi, mengingat saat ini sudah masuk pelaporan untuk Progres DAK Triwulan III. Persiapan untuk Usulan DAK 2014 dari Kabupaten/Kota juga didiskusikan dalam Desk ini. (tata-randaljateng/bcr)</p>