Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Lampung (Randal) menyelenggarakan workshop MDGs dan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Cipta Karya, di Bandar Lampung, 2-3 Oktober 2013. Acara wokshop ini di ikuti 108 peserta antara lain 5 orang narasumber dari Direk

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2013/10/mdgs12.jpg"></a>Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Lampung (Randal) menyelenggarakan workshop MDGs dan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Cipta Karya, di Bandar Lampung, 2-3 Oktober 2013.</p> <p style="text-align: justify;">Acara wokshop ini di ikuti 108 peserta antara lain 5 orang narasumber dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, 18 peserta dari unsur dinas/instansi teknis tingkat provinsi dan 85 0rang peserta dari unsur dinas/instansi teknis tingkat kabupaten/kota. Acara dilaksanakan selama dua hari, 2 - 3 Oktober 2013. Acara dibuka secara resmi oleh Sekertaris Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung, A. Lianurzein.</p> <a style="text-align: justify;" href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2013/10/mdgs22.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Narasumber yang hadir adalah Kasubdit Pengembangan Permukiman Baru, Joerni Makmoerniati. Dalam sambutannya Kasatker Randal Lampung Ir. Derlis Chodrita mengatakan, Percepatan pencapaian MDGs telah menjadi prioritas pembangunan nasional yang memerlukan sinergi perencanaan program dan anggaran baik di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota.</p> <p style="text-align: justify;">Upaya yang ditempuh oleh pemerintah salah satunya dengan merumuskan mekanisme pendanaan melalui pemberian dana Alokasi Khusus (DAK) yang langsung diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota yang dipergunakan untuk pengembangan dan pembangunan infrastruktur sanitasi dan air bersih. Kegiatan workshop ini diisi dengan pemaparan materi dari narasumber pusat secara panel dalam beberapa sesi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi.</p> <p style="text-align: justify;">Selanjutnya kegiatan workshop akan dilanjutkan dengan desk mengenai realisasi pelaksanaan dan pencapaian target MDGs serta penyusunan Rencana Aksi daerah (RAD) pencapaian MDGs. Karena itu, Derlis mengharapkan para peserta dapat berpartisipasi aktif agar workshop ini dapat berjalan dengan baik. (Methariska/Randallampung).</p>