Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah bidang Pekerjaan Umum (PKPD-PU) sub bidang Cipta Karya telah memasuki tahap akhir penjurian. Tim Juri melakukan kunjungan lapangan untuk mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan pembangunan bidang Cipta Karya di masing-masing kota. Pada tanggal 2-3 Ok

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2013/10/pkpd1.jpg"></a>Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah bidang Pekerjaan Umum (PKPD-PU) sub bidang Cipta Karya telah memasuki tahap akhir penjurian. Tim Juri melakukan kunjungan lapangan untuk mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan pembangunan bidang Cipta Karya di masing-masing kota. Pada tanggal 2-3 Oktober 2013, Kota Banda Aceh menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi oleh tim juri.</p> <p style="text-align: justify;">Tim Juri terdiri dari sektor Air Minum dan Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL). Agenda dari Tim Juri adalah melakukan diskusi dengan Pemerintah Kota Banda Aceh mengenai pelaksanaan pembangunan bidang Cipta Karya dan kunjungan lapangan kepada beberapa infrastruktur terkait masing-masing sektor.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam diskusi, Assisten III Pemerintah Kota Banda Aceh, Bukhari Budiman, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Kami mempunyai harapan besar kunjungan ini dapat menjadi masukan bagi tim juri dalam menilai Pemko Banda Aceh, sehingga PKPD PU bisa memberi masukan Pemko untuk meningkatkan kinerja di masa mendatang ujarnya.</p> <p style="text-align: justify;">Teddy Kreswanto sebagai ketua rombongan menyampaikan, PKPD dimaksudkan untuk mendorong kinerja Pemerintah Daerah dalam pembangunan bidang Cipta Karya sekaligus memberikan apresiasi terhadap kinerja yang dilaksanakan selama ini.</p> <p style="text-align: justify;">Tim PKPD kali ini terdiri dari Rahmat Rani selaku tim juri dari sektor air minum, Jimmy S. Juwana dari sektor PBL, Teddy Kreswanto dari Setditjen dan Fethrian dari Bina Program selaku sekretariat tim penjurian.</p> <p style="text-align: justify;">Secara teknis, Banda Aceh memiliki kinerja yang baik dalam penyelenggaraan pembangunan bidang Cipta Karya khususnya layanan air minum. Capaian layanan ke masyarakat telah mencapai 85%. Akan tetapi hal-hal yang bersifat non-teknis sepertinya menjadi tantangan bagi Pemko Banda Aceh di masa mendatang demikian disampaikan Rahmat Rani dalam rapat dengan jajaran SKPD Pemko Banda Aceh.</p> <p style="text-align: justify;">Pada kunjungan kali ini tim melakukan kunjungan ke beberapa lokasi seperti Gedung Walikota, Gedung DPRD Kota, Rusunawa Gampong Peulanggahan, Gedung PIP2B, TPA Blang Bintang dan beberapa lokasi infrastruktur Cipta Karya lainnya. (catur/bcr)</p>