Unit kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya semakin ditantang untuk melakukan pengolahan arsip yang tertib dan profesional. Saat ini kondisi arsip masih tidak tertata dan terdata. Kondisi yang memprihatinkan tersebut menjadi tanggung jawab setiap Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional A

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2013/10/arsip1.jpg"></a>Unit kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya semakin ditantang untuk melakukan pengolahan arsip yang tertib dan profesional. Saat ini kondisi arsip masih tidak tertata dan terdata. Kondisi yang memprihatinkan tersebut menjadi tanggung jawab setiap Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional Arsiparis, dan Fungsional Umum.</p> <p style="text-align: justify;">Demikian ditegaskan Direktur Bina Program dalam sambutan yang dibawakan Kasubdit Data dan Informasi, Sri Murni Edi K., pada pembukaan Sosialisasi Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 06/PRT/M/2013 tentang Petunjuk Pelaksanaan Tata Naskah Dinas Elektronik, di Bogor (8/10). Sosialisasi dihadiri oleh 39 peserta dari unit kerja di lingkungan Direktorat Bina Program, Ditjen Cipta Karya.</p> <a style="text-align: justify;" href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2013/10/arsip2.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Dalam pasal 29 dan 30 UU Nomor 43 Tahun 2009 tentang kearsipan dinyatakan bahwa kewajiban dan tanggung jawab pengolahan arsip dinamis, yang mencakup arsip aktif, vital, dan inaktif, harus dilakukan oleh setiap unit eselon dua di kementerian/lembaga, ungkap Direktur Bina Program.</p> <p style="text-align: justify;">Dikatakan, arsip akan sulit dicari fisik dan informasinya jika mengabaikan fungsi dan nilai guna, ruang penyimpanan arsip menjadi tidak layak, penggunaan dan pemeliharaan arsip menjadi sangat sulit, terlantar, mudah dimakan rayap, dan pada akhirnya akan hilang sama sekali.</p> <p style="text-align: justify;">Lebih lanjut dia mengingatkan tantangan pengolahan arsip ke depan, diantaranya dengan meningkatnya anggaran secara signifikan belum disertai dengan peningkatan volume arsip yang berkualitas, terdata, dan tertata sesuai kaidah arsip.</p> <p style="text-align: justify;">Saya mengharapkan para pengelola arsip untuk tetap konsisten meningkatkan profesionalitas melalui kegiatan pengolahan naskah dinas dan arsipnya masing-masing secara tertib, baik, dan benar setiap tahun sesuai kaidah dan peraturan kearsipan yang berlaku, himbaunya.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu Ketua Panitia, Wardhiana Suryaningrum menambahkan, salah satu tugas dan fungsi Sub Bagian Tata Usaha melakukan tata persuratan dan kearsipan. Tidak menutup kemungkinan terdapat objek vital yang harus selalu dipelihara keberadaannya, seperti dokumen hasil pembangunan, dokumen rumah Negara, dokumen DIPA, dan sebagainya. (bcr)</p>