Olimpiade tingkat pelajar SLTA di Sumatera Utara mewarnai rangkaian peringatan Hari Habitat Dunia 2013 di provinsi tersebut. Olimpiade ditujukan pada Generasi Muda khususnya para pelajar tingkat SLTA agar mereka lebih peduli dengan lingkungan. Selain olimpiade juga dilaksanakan sosialisasi, saraseha

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2013/11/hhd1.jpg"></a>Olimpiade tingkat pelajar SLTA di Sumatera Utara mewarnai rangkaian peringatan Hari Habitat Dunia 2013 di provinsi tersebut. Olimpiade ditujukan pada Generasi Muda khususnya para pelajar tingkat SLTA agar mereka lebih peduli dengan lingkungan. Selain olimpiade juga dilaksanakan sosialisasi, sarasehan pemberdayaan perempuan, dan lain-lain. Dalam olimpiade yang dilaksanakan Dinas Penataan Ruang dan Permukiman Provinsi Sumut memunculkan para pemenang diantaranya Juara I Mutia Ayu Cahyaningtyas (SMAN 1 Medan), Juara II Fahry Akbar (SMAN I Medan), Juara III Parmita Dewi (SMAN 4 Medan) dan Ganesha Gajah, Arif Jabar Husin, Febby Nabila Novi masing-masing sebagai Juara Harapan 1, 2 dan 3. Masing-masing pemenang berhak mendapatkan piala, sertifikat, piagam, uang pembinaan, dan buku tentang Habitat. Hadiah diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Permukiman Bapak Ir. Eddy Rifzani selaku Penanggung Jawab Pelaksana Peringatan Hari Habitat Dunia. Sementara itu sarasehan dibuka oleh Kepala Dinas Tarukim Provinsi Sumut, Eddy Saputra Salim, 14-15 November 2013, dan diikuti oleh peserta yang berasal dari aparatur pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, Perguruan Tinggi dan Lembaga Swadaya Masyarakat di Provins Sumatera Utara. Dalam sambutannya Eddy Saputra menyampaikan agar kegiatan peringatan Hari Habitat Dunia jangan hanya seremonial saja tetapi bisa membuat aparatur menciptakan kebijakan pembangunan infrastruktur permukiman/perkotaan untuk memenuhi hak dasar yang layak. Hadir sebagai Narsumber dalam kegiatan ini adalah Kasih Sri Hartini, MP yang menyampaikan materi Pemanfaatan Halaman Rumah di Perkotaan, Jaya Arjuna yang menyampaikan materi Ruang Terbuka Hijau sebagai Tempat Sosialisasi Masyarakat Kota dan Meuthia Fadila Fachruddin yang menyampaikan materi Tantangan dan Pelaksanaan Program Pembedayaan Perempuan. Eddy Saputra menambahkan, sejak tahun 1985 Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menetapkan setiap senin pertama bulan Oktober sebagai Hari Habitat Dunia. Puncak peringatan Hari Habitat Dunia 2013 diperingati pada tanggal 7 Oktober 2013. Panitia Nasional Peringatan Hari Habitat Dunia tahun (HHD) 2013 di Indonesia menetapkan tema Kota Untuk Semua. Tema ini membawa konsekuensi perwujudan hak atas kota (rights to the city), kemudahan aksesibilitas masyarakat terhadap berbagai sarana, prasarana dan jasa pelayanan kota, inclusiveness atau keterlibatan seluruh masyarakat, keadilan dan tata kelola pemerintah yang baik (good governance). Tentunya program Kota untuk Semua diarahkan untuk dapat meningkatkan kualitas lingkungan permukiman bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di permukiman kumuh, ujar Eddy. Prinsip pembangunan perumahan dan permukiman secara berimbang juga perlu diupayakan, sehingga dapat lebih dipriotaskan bagi golongan masyarakat berpenghasilan rendah. Sehingga, terwujudnya Kota untuk Semua juga memerlukan kepedulian yang konkrit dari dunia usaha/pengembang, agar lebih peduli dalam peningkatan kualitas perumahan dan permukiman perkotaan secara berkeadilan dan berkelanjutan. (anto&amp;teza_randalsumut/bcr)