Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Satker Randal PIP)Provinsi Jawa Timur melaksanakanFocus Group Discussion(FGD) II mengenai Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Gerakan 100-0-100 Bidang Cipta Karya, di Madiun, Kamis (22/09/2016). Rapat ini dihadiri utu

<p style="text-align: justify;">Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Satker Randal PIP)Provinsi Jawa Timur melaksanakan<em>Focus Group Discussion</em>(FGD) II mengenai Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Gerakan 100-0-100 Bidang Cipta Karya, di Madiun, Kamis (22/09/2016).</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Rapat ini dihadiri utusan perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda dan PDAM Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur. Tujuandilaksanakan FGD tahap II ini guna merumuskan sasaran kinerja dan kerangka pendanaan kabupaten/kota yang bersumber dari RPIJM.</p> <p style="text-align: justify;">Rapat ini dibuka oleh Kepala Satker Randal PIP Provinsi Jawa Timur, Suyanto. Dalam pembukaannya, Suyanto mengungkapkan,ajakannya kepada para perserta darikabupaten/kota untuk bekerjasama dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang layak huni, produktif dan berkelanjutan dan pada tahun 2015 adalah titik awal sedangkan pada tahun 2016 kepada seluruhpemerintah kabupaten/kota harus menyusun program kegiatan guna pencapain 100-0-100 di tahun 2019.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu, Kepala Sub Bidang Keciptakaryaan, Bappeda Provinsi Jawa Timur, Abdus Sabda mengungkapkan,pelaksanaan FGD ini guna mensinergikan dan mensinkronkan kegiatan dan program pembangunan di Bidang CiptaKaryakhususnya di Provinsi Jawa Timur terkait pemenuhan akan air minum dan sanitasi serta kawasan kumuh diperkotaan.</p> <p style="text-align: justify;">Sabda menambahkan, dalam upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untukmewujudkanakses terhadap air minum dan sanitasi serta mengurangi permukiman kumuh. Diharapkan dukungan pemerintah kabupaten/kota untuk memberikan data mengenai pemenuhan infrastruktur permukiman yang akan menjadi dasar penyusunan Rencana Aksi Daerah.</p> <p style="text-align: justify;">Suyantoberharap,dari FGD ini dapat meningkatkan peran aktif setiap instansi di kabupaten/kota dalam pemahaman mengenai program pemerintah yaitu gerakan 100-0-100 Bidang Cipta Karya yang nantinya menjadi pedoman dasar guna penyusunan Rencana Aksi Daerah masing masingdikabupaten/kota yang ada di Provinsi Jawa Timur.Dan semoga diakhir bulan September ini, Rencana Aksi Daerah (RAD) sudah tertuang di dalam dokumen, tutur Suyanto. (bap-Randal.Jatim/ari)</p>