Satuan Kerja Pengembangan Permukiman dan Penataan Bangunan Lingkungan (PKPPB) Provinsi Sulawesi Utara mengadakan rapat di Gedung PIP2B, Rabu (24/06/2015). Tujuan rapat tersebut untuk membahas Persiapan Pelaksanaan Kontrak Pre Construction Meeting (PCM). Rapat dihadiri oleh Kasatker PKPPB yang bar

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/06/sulut-rapat-bsr.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Satuan Kerja Pengembangan Permukiman dan Penataan Bangunan Lingkungan (PKPPB) Provinsi Sulawesi Utara mengadakan rapat di Gedung PIP2B, Rabu (24/06/2015). Tujuan rapat tersebut untuk membahas Persiapan Pelaksanaan Kontrak Pre Construction Meeting (PCM).</p> <p style="text-align: justify;">Rapat dihadiri oleh Kasatker PKPPB yang baru Normansjah Wartabone, PPK Bangkim Alfrits Makalew, para Konsultan Perencanaan dan Pengawasan serta Penyedia Jasa.</p> <p style="text-align: justify;">Kasatker Norman menjelaskan, rapat koordinasi rutin harus dilakukan berkala secara mingguan dan bulanan dengan melibatkan Team Leader Konsultan Pengawas dan Direksi pekerjaan. Sebaiknya para direksi pekerjaan melakukan kunjungan berkala ke lapangan dan melakukan rapat dengan melibatkan Tim Pelaksana, direksi dan Konsultan Pengawas demi pencapaian target progres kegiatan himbau Normansjah.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara, Alfrits Makalew selaku PPK Bangkim menyampaikan bahwa PPK dan penyedia jasa sebaiknya melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran (Mutual Check 0%). Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara Mutual Check 0% yang ditanda tangani oleh pihak kontraktor, pihak konsultan, dan PPK. Sebaiknya pada saat MC nol dilaksanakan kegiatan sosialisasi Perkenalan pelaksana dan pengawas dengan pemerintah setempat dan masyarakat," pinta Alfrits.</p> <p style="text-align: justify;">Selain itu Penyedia jasa konsultansi (Konsultan pengawas) melaporkan progress di lapangan dalam bentuk laporan harian, mingguan dan bulanan.Dalam laporan kontraktor penggunaan alat harus dirinci dalam laporan harian serta dibuktikan dengan foto. Perhitungan <i>Back Up</i> data harus sesuai dengan kondisi lapangan per-<i>stationing</i>. (Randal Sulut/ari)</p>