Satuan Kerja Pembinaan Pamsimas Ditjen Cipta Karya Provinsi Lampung melaksanakan Rapat Koordinasi Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2015, di Gedung Serba Guna Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung, Rabu (1/7/2015). Kepala Bidang Pemukiman Provinsi Lampung Andry Effendi mengungkapkan, dal

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/08/lampung-bsr.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Satuan Kerja Pembinaan Pamsimas Ditjen Cipta Karya Provinsi Lampung melaksanakan Rapat Koordinasi Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2015, di Gedung Serba Guna Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung, Rabu (1/7/2015).</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Kepala Bidang Pemukiman Provinsi Lampung Andry Effendi mengungkapkan, dalam rangka mencapai tujuan program Pamsimas II, Provinsi Lampung perlu adanya kesamaan pemahaman secara umum tentang tujuan, sasaran, strategi dan pendekatan program yang dituangkan dalam pedoman umum pengelolaan program Pamsimas II dan petunjuk teknis yang telah di sepakati sebagai Guidelines oleh para pelaku program di semua level terutama bagi koordinator kabupaten, <i>Design For Manufacturing and Assembly</i> ( DFMA), Fasilitator Kecamatan (FK) dan Fasilitator Masyarakat (FM) agar memahami semua tahapan proses pelaksanaan program Pamsimas II.</p> <p style="text-align: justify;">"Dalam perjalanan kegiatan Pamsimas baik ditingkat desa maupun ditingkat kabupaten pasti mengalami hambatan dan tantangan dimana diperlukan berbagai pihak untuk membahas dan mencari solusi bersama dan merumuskan strategi kedepannya. Keberhasilan pendampingan tentunya tidak lepas dari pengetahuan, keterampilan dan kerja keras semua pihak. Namun satu hal yang sangat penting dalam program pemberdayaan adalah adanya komitmen yang tinggi," kata Andry.</p> <p style="text-align: justify;">Andry menegaskan, mulai tahun ini akan ditingkatkan evaluasi kinerja bagi semua konsultan pelaku Pamsimas. "Jadi FM, FK dan DFMA yang kinerjanya baik akan dipromosikan kembali tetapi bagi FM, FK dan DFMA yang kinerjanya tidak baik akan diperingatkan atau bahkan diberhentikan, untuk itu mohon kinerjanya dapat lebih ditingkatkan," tegas Andry.</p> <p style="text-align: justify;">Diharapkan, seluruh fasilitator melalui rapat kordinasi ini agar dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik dan meningkatkan kualitas kerja yang optimal. Selain itu, sebagai pendamping masyarakat, FM, FK dan DFMA harus dapat bekerja sama dengan masyarakat untuk menjaga dan memelihara sarana yang sudah terbangun dan mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa air itu sangat penting bagi kehidupan. (Methariska Randal Lampung/ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p>