Dalam upaya menyiapkan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sub Bidang Sanitasi yang handal dan siap terjun langsung memfasilitasi serta mendampingi masyarakat dalam melaksanakan program pembangunan, Satuan Kerja Pengembangan Air Minum dan Sanitasi Provinsi Sumatera

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/08/sumbar-rapat-tlf-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Dalam upaya menyiapkan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sub Bidang Sanitasi yang handal dan siap terjun langsung memfasilitasi serta mendampingi masyarakat dalam melaksanakan program pembangunan, Satuan Kerja Pengembangan Air Minum dan Sanitasi Provinsi Sumatera Barat mengadakan Pelatihan dan Penguatan Tenaga Fasilitator Lapangan kegiatan DAK Sub BIdang Sanitasi TA 2015 di Padang, Jumat (3-5/07/2015).</p> <p style="text-align: justify;">Dalam sambutannya Sekretaris Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat, Firman Dalil menyampaikan, pembangunan prasarana dan sarana air limbah permukiman di Provinsi Sumatera Barat saat ini belum mencapai kondisi yang diinginkan terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah di lingkungan permukiman padat penduduk, kumuh dan rawan sanitasi. Hal ini sangat erat kaitannya dengan aspek kesehatan, lingkungan hidup sosial budaya dan kemiskinan.</p> <p style="text-align: justify;">Firman mengungkapkan, upaya pengembangan sanitasi lingkungan berskala komunitas melalui dana DAK ini dilakukan melalui pendekatan berbasis masyarakat. Hal ini ditujukan untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan, melalui penekanan perubahan perilaku dan pola hidup masyarakat untuk dapat lebih bersih dan sehat.</p> <p style="text-align: justify;">Firman mengharapkan pada TFL untuk lebih proaktif dalam membentuk pola hidup masyarakat yang bersih dan sehat, karena infrastruktur yang bagus pun akan tidak ada manfaatnya apabila masyarakatnya tidak sadar pada sanitasi. Peranan TFL sangat penting dalam membentuk pola hidup masyarakat untuk hidup bersih dan sehat oleh karena itu diharapkan TFL proaktif dan bersemangat," harap Firman.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu PPK Air Limbah Satker PAMS, Hari Yuliandra menyampaikan dalam pelatihan ini, TFL dan pendamping dari 18 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat akan dibekali oleh narasumber dari Direktorat PLP dengan materi yang berhubungan dengan pelaksanaan di lapangan baik teknis maupun pemberdayaan, seperti teknik komunikasi, penyusunan DED dan RAB, administrasi keuangan hingga menggalang swadaya. (rjp/randalsumbar/ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p>