Kegiatan kemitraan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Universitas Udayana menyelenggarakan upacara penerjunan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat di Denpasar, Bali, Kamis (30/07/2015). Sekretaris Direktorat

<a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/08/bali-kkn-tematik-bsr.jpg"></a> <p style="text-align: justify;">Kegiatan kemitraan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Universitas Udayana menyelenggarakan upacara penerjunan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat di Denpasar, Bali, Kamis (30/07/2015).</p> <p style="text-align: justify;">Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Rina Agustin Indriani menuturkan, Ditjen Cipta Karya menyambut baik penyelenggaraan KKN ini, kegiatan ini memiliki nilai yang sangat positif terutama dalam era sekarang, dimana pemerintah bersama komponen masyarakat sedang dalam tahap membangun mengejar ketertinggalan, khususnya dalam membangun sektor permukiman yang menyentuh layanan dasar hidup masyarakat yaitu penyediaan air minum, pengelolaan sampah, pengelolaan air limbah rumah tangga dan kawasan, serta penataan kawasan permukiman untuk menciptakaan lingkungan yang sehat.</p> <p style="text-align: justify;">Kementerian PUPR menyatakan dukungan yang sangat positif terhadap mahasiswa yang akan melaksanakan KKN terutama kepada mahasiswa yang KKNnya di lokasi yang belum memiliki sarana permukiman yang layak huni, permukiman padat penduduk, ataupun permukiman yang rawan penyakit. Lokasi-lokasi tersebut merupakan lokasi yang memerlukan pendampingan dalam proses pembangunan kawasan untuk lebih layak huni, sehat dan produktif, imbuh Rina.</p> <p style="text-align: justify;">Dalam kurun waktu 5 tahun ke depan, pemerintah akan melaksanakan pembangunan bersama pihak- pihak terkait guna mencapai layanan 100% akses aman air minum dan sanitasi serta 0% untuk kawasan kumuh. Diperlukan sebanyak 7 juta sambungan rumah baru untuk layanan air minum, 250.000 sambungan rumah air limbah, dan kawasan kumuh di 35 kota, serta diperlukan sekitar 5000 fasilitator per tahun untuk dapat terlaksananya kegiatan tersebut," tutup Rina.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara Rektor Universitas Udayana I Ketut Suastika menyampaikan, dalam kegiatan KKN ini Universitas Udayana memiliki moto yaitu mengabadikan ilmu, memberi solusi. Arti dari moto tersebut adalah menjunjung ilmu yang didapat di lapangan atau di Universitas Udayana serta menerapkan ilmu tersebut agar berguna untuk masayarakat luas.</p> <p style="text-align: justify;">Jumlah mahasiswa yang mengikuti KKN-PPM Tematik sebanyak 2.420 mahasiswa yang tersebar di seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Bali dan tersebar di 97 desa. (Randal Bali/ari)</p> &nbsp; &nbsp; &nbsp;