Dalam rangka Kunjungan Kerja (Reses) Masa Persidangan IV di Provinsi Maluku, Komisi V DPR RI beserta Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meninjau pembangunan infrastruktur di Provinsi Maluku, Kamis (06/08/2015). Kegiatan ini diisi dengan melakuka

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/08/maluku-DPRD-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Dalam rangka Kunjungan Kerja (Reses) Masa Persidangan IV di Provinsi Maluku, Komisi V DPR RI beserta Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meninjau pembangunan infrastruktur di Provinsi Maluku, Kamis (06/08/2015).</p> <p style="text-align: justify;">Kegiatan ini diisi dengan melakukan diskusi bersama gurbernur Maluku, wakil gurbernur, anggota DPR, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku.</p> <p style="text-align: justify;">Ketua Tim Komisi V DPR-RI, Fary Djemy Francis menyatakan, kunjungantim Komisi V ini bukan hanya di Kota Ambon namun juga Maluku Tengah, dan disana mereka melihat kegiatan bidang cipta karya terutama kebutuhan air bersih.</p> <p style="text-align: justify;">"Kunjungan kerja komisi ini akan kami sampaikan saat rapat kerja nanti agar bisa segera ditindaklajuti," kata Fary.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku, Ismail Usemahu, menyampaikan paparan mengenai bidang cipta karya dalam rangka pencapaian RPI2JM di Provinsi Maluku. "Kawasan Kumuh Provinsi Maluku saat ini sebesar 12%, sanitasi 51,59% dan air minum mencapai 60,25%, namun kami usahakan pada tahun 2019 kawasan kumuh di Maluku menjadi 0 %, sedangkan 100% untuk sanitasi dan air minum. Kita mendapat rencana investasi jangka menengah di bidang cipta karya dari kabupaten/kota sebesar Rp. 7 miliar " kata Ismail. (Randal Maluku/ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p>