Pada musim kemarau ini, di tengah kesulitan masyarakat untuk mengakses air bersih pada musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Donggala dalam beberapa tahun terakhir telah berupaya untuk mengatasi masalah tersebut dengan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Hal ter

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/08/sulteng-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Pada musim kemarau ini, di tengah kesulitan masyarakat untuk mengakses air bersih pada musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Donggala dalam beberapa tahun terakhir telah berupaya untuk mengatasi masalah tersebut dengan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Donggala, Kasman Lasa, Senin(10/08/2015), disela kunjungannya bersama Wakil Bupati dan seluruh jajaran SKPD terkait, ke Desa Dampelas, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.</p> <p style="text-align: justify;">Program Pamsimas merupakan salah satu program pemerintah berbasis masyarakat yang bernaung di bawah Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bidang air minum. Program ini melibatkan beberapa <i>leading sector</i> seperti BAPPEDA, Dinas PU, Dinas Kesehatan, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) sebagai tim pengendali program di tingkat kabupaten/kota. Masyarakat menjadi pelaku inti program ini di wilayahnya masing-masing," tutur Kasman.</p> <p style="text-align: justify;">Kasman menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk menjadikan seluruh wilayah Kabupaten Donggala bebas dari krisis air bersih. Dirinya mengambil contoh keberhasilan program penyulingan air laut menjadi air tawar di Pulau Maputi, Desa Panggalasiang, Kecamatan Sojol, sebagai motivasi untuk menjadikan wilayah Kabupaten Donggala bebas dari krisis air bersih.</p> <p style="text-align: justify;">Untuk tahun 2015, program Pamsimas akan menjangkau 11 desa di 2 kecamatan, yaitu 5 desa di Kecamatan Rio Pakava dan 6 desa di Kecamatan Dampelas," tutup Kasman. (Hendra randal Sulteng/ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p>