Dalam Undang-Undang nomor 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia mengamanatkan bahwa sebagai penghormatan dan penghargaan kepada lanjut usia diberikan hak untuk meningkatkan kesejahteraan sosial. Hal tersebut sejalan dengan tugas dan fungsi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/09/seminar-lansia-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Dalam Undang-Undang nomor 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia mengamanatkan bahwa sebagai penghormatan dan penghargaan kepada lanjut usia diberikan hak untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.</p> <p style="text-align: justify;">Hal tersebut sejalan dengan tugas dan fungsi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sebagaimana diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, Kementerian PUPR, Lana Winayanti, dalam seminar Pencerahan Mental Spiritual Masa Tua Bahagia dengan tema Berpikir dan Bersikap Menikmati Masa Tua Bahagia, di Ruang Pendopo Kementerian PUPR, Kamis (3/09/2015).</p> <p style="text-align: justify;">"Lansia adalah masa depan kita bila Tuhan Yang Maha Esa memberikan karunia umur panjang kepada kita, karena itu perlu mempersiapkan diri dan orang-orang di sekitar kita untuk dapat menerima karunia tersebut dengan tulus iklas supaya dapat merasakan kebahagian dan kesejahteraan untuk menjalani kehidupan," kata Lana.</p> <p style="text-align: justify;">Lana menjelaskan, agar lansia mampu mandiri, hidup sehat, bahagia dan sejahtera, Kementerian PUPR telah melaksanakan kegiatan-kegiatan, antara lain peningkatan pemahaman keagamaan dan mental spiritual melalui pengajian bulanan, peningkatan kesehatan bagi karyawan dan karyawati lansia yang difasilitasi dengan pelayanan poliklinik, peningkatan kesempatan kerja sebagai konsultan atau tenaga ahli bagi yang memenuhi syarat sesuai bidangnya, peningkatan pendidikan dan pelatihan bagi pegawai Kementerian PUPR yang akan memasuki masa pensiun, peningkatan produk kebijakan pembangunan melalui kerjasama dengan pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat, serta peningkatan perlindungan dan bantuan sosial melalui pemberian santunan.</p> <p style="text-align: justify;">Turut hadir pada seminar ini, mantan Gubernur DKI Jakarta, Surjadi Soedirdja. Sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Ir. Palgunadi T. Setyawan, Dipl. Eng., yang menyampaikan materi mengenai berpikir dan bersikap menikmati masa tua bahagia dengan 9 pencerahan, dan Executive Director Alzheimer Indonesia (Alzl),DY Suharya. (ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p>