Pemerintah Daerah Provinsi Sultra menyatakan optimis mampu berkontribusi besar menangani kumuh di 38,431 Ha yang tersebar di berbagai kota ditanah air. Optimisme ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Muh. Saidin, pada saat membuka LokakaryaProgram P

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/09/sultra-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Pemerintah Daerah Provinsi Sultra menyatakan optimis mampu berkontribusi besar menangani kumuh di 38,431 Ha yang tersebar di berbagai kota ditanah air. Optimisme ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Muh. Saidin, pada saat membuka LokakaryaProgram Peningkatan Kualitas Permukiman (P2KP) Provinsi, di Kendari, Selasa (25/08/2015).</p> <p style="text-align: justify;">Kami menyakini bahwa dengan kapasitas dan komitmen pemerintah daerah serta dukungan P2KP, gerakan 100-0-100 akan tercapai pada tahun 2019 mendatang. Keberadaan 129 BKM dan 2540 orang relawan yang tersebar di Kota Kendari, Kota Bau-Bau, Kabupaten Muna, dan Kabupaten Kolaka menjadi aset besar untuk menjawab persoalan kumuh yang ada di Sultra," kata La Ode.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara Kepala Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman dan Penataan Bangunan, Muh. Ramlan mengatakan, salah satu tujuan dari Program P2KP ini adalah perubahan sikap dan perilaku masyarakat untuk hidup bersih, sehat, dan produktif termasuk perilaku hidup bersih dan sehat. "P2KP hadir untuk menjawab persoalan kumuh yang ada pada Direktorat Jenderal Cipta Karya sebagai pengelola PNPM Mandiri Perkotaan sejak tahun 2007 dan P2KP pada tahun 1999-2006 memilih untuk melanjutkan semangat pemberdayaan dengan nama Program Peningkatan Kualitas Permukiman (P2KP), kata Ramlan.</p> <p style="text-align: justify;">Kegiatan lokakarya ini diikuti oleh 100 orang peserta yang terdiri dari Kepala SKPD pemerintah provinsi, Kepala Bappeda kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Tenggara, dan Konsultan P2KP.</p> <p style="text-align: justify;">"Lokakarya provinsi kali ini diharapkan mampu merumuskan strategi dan gerakan bersama yang komprehensif dalam menangani permasalahan kekumuhan, kemiskinan, dan pemukiman padat di Provinsi Sulawesi Tenggara, khususnya di 5 kabupaten/kota lokasi P2KP. ( Eny Randal Sultra/ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p>