Tujuan dari pembangunan infrastruktur permukiman adalah untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan infrastruktur pemerjaan umum dan permukiman, pengendalian pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan cakupan pelayanan, kualitas lingkungan, dan infrastruktur permukiman, guna meningkatk

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/09/sumsel-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;">Tujuan dari pembangunan infrastruktur permukiman adalah untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan infrastruktur pemerjaan umum dan permukiman, pengendalian pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan cakupan pelayanan, kualitas lingkungan, dan infrastruktur permukiman, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan pembangunan kawasan strategis wilayah tertinggal dan penanganan kawasan rawan bencana untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah.</p> <p style="text-align: justify;">Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan, M. Husni, membuka Workshop Penyiapan dan Penajaman Program Bidang Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan, di Palembang, selama 2 hari yang dimulai Selasa (01-02/09/2015). Workshop diikuti peserta yang terdiri dari Bappeda, Dinas PU, PDAM, dan Dinas Kebersihan dari 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan.</p> <p style="text-align: justify;">"Desain penanganan Program Bidang Cipta Karya diprioritaskan pada penanganan kawasan berdasarkan entitas regional, kawasan kabupaten/kota dan penanganan lingkungan terpadu dengan semua sektor. Tentunya memerlukan sinergisitas dokumen perencanaan dari RTRW hingga dokumen sektoral," ungkap Husni.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu Kepala Satker Randal Provinsi Sumatera Selatan, M. Zuherlan, berpesan agar pesertaworkshop memperhatikan<i>Readiness Criteria</i>seperti DED, kesiapan lahan, dan lokasi yang berubah dari usulan kegiatan.</p> <p style="text-align: justify;">M. Zuherlan berharap workshop ini dapat mewujudkan pelaksanaan program-program bidang cipta karya agar tercipta keterpaduan program bidang cipta karya pada tahun 2016-2020. Hasil dari workshop ini akan dijadikan bahanpenyusunan<i>review</i>RPI2JM kabupaten/kota sekaligus sebagai usulan konsep Memorandum Program Provinsi Sumatera Selatan tahun 2017.</p> <p style="text-align: justify;">Narasumber acara ini yaitu Kepala Satker PKPPB Provinsi Sumatera Selatan,Robinson Ferly Pamusu, danPPK Satker PAMS Provinsi Sumatera Selatan, Irwansyah.(AVW-Randal Sumsel/ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p>