Satuan Kerja (Satker) Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Kalimantan Utara menggelar Training Of Trainer (TOT) e-Monitoring Reguler, DAK, SIPPA Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2015, di Tarakan, beberapa waktu lalu. Acara dibuka oleh

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/09/kaltara-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Satuan Kerja (Satker) Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Kalimantan Utara menggelar Training Of Trainer (TOT) e-Monitoring Reguler, DAK, SIPPA Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2015, di Tarakan, beberapa waktu lalu.</p> <p style="text-align: justify;">Acara dibuka oleh Kepala Satker Randal PIP Provinsi Kalimantan Utara, Mia Amalia. Dalam sambutanya Mia menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mencapai target RPI2JM 2015-2019, yaitu mewujudkan pengembangan kawasan permukiman layak huni dan berkelanjutan melalui Gerakan 100-0-100.</p> <p style="text-align: justify;">"Dibutuhkan perencanaan program, pelaksanaan anggaran, dan pengendalian program yang lebih optimal, efektif dan efisien. Agar proses pembangunan tetap berada dalam koridor yang telah ditetapkan maka seluruh proses pembangunan dipantau dari tahap perencanaan, persiapan pengadaan, pelaksanaan pengadaan dan pelaksanaan anggaran melalui aplikasi SIPPA, e-procurement dan e-monitoring," tutur Mia.</p> <p style="text-align: justify;">Selain itu PPK Randal Provinsi Kalimantan Utara, Heryan Noor mengatakan bahwa acara ini untuk melatih dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya petugas pelaporan e-Monitoring reguler dan SAI Satker Pembangunan Infrastruktur Permukiman, serta petugas pelaporan untuk e-Monitoring DAK Satuan Kerja Perangkat Daerah kabupaten/kota, agar mengenal dan mampu menerapkan sistem pelaporan dan pemantauan secara elektronik dan sistem akuntansi instansi versi terbaru.</p> <p style="text-align: justify;">"Serta, pelatihan untuk petugas Satgas Sistem Informasi Perencanaan dan Penganggaran (SIPPa) untuk meningkatkan akuntabilitas usulan kegiatan berbasis RPI2JM dengan menerapkan adanya verifikasi usulan kegiatan secara bertahap pada setiap tahapan proses perencanaan," kata Heryan.</p> <p style="text-align: justify;">Mia berharap untuk para petugas pelaporan masing-masing Satker dapat mengatasi permasalahan pemantauan dan pelaporan terutama yang berkaitan dengan konsistensi dan akurasi data, serta meningkatkan kualitas laporan progres pelaksanaan pembangunan di daerah. (Zulkifli/Randal/Kaltara/ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p>