Dalam rangka percepatan pencapaian target SPM bidang Cipta Karya, serta tercapainya komitmen peran serta daerah dalam mendukung pencapaian target SPM hingga tahun 2019, dan untuk mengintegrasikan data dasar (baseline) serta data usulan perencanaan dalam satu aplikasi yang sama untuk pencapaian tar

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/09/sulsel-worshop-kcl.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Dalam rangka percepatan pencapaian target SPM bidang Cipta Karya, serta tercapainya komitmen peran serta daerah dalam mendukung pencapaian target SPM hingga tahun 2019, dan untuk mengintegrasikan data dasar (baseline) serta data usulan perencanaan dalam satu aplikasi yang sama untuk pencapaian target program 100-0-100 pada tahun 2019. Satuan Kerja Perencanaan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi SulSel melaksanakan Workshop Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan Sistem Informasi Perencanaan dan Penganggaran (SIPPa) bidang Cipta Karya TA. 2015, di Makassar, Selasa (08/09/2015).</p> <p style="text-align: justify;">Sekretaris Dinas Tarkim Sulsel Sumi Heriza Sikki mengatakan Aplikasi SIPPa memiliki beberapa fungsi yang diterapkan untuk kabupaten/kota sebagai TOOLS diantaranya yaitu untuk melembagakan proses perencanaan dan penganggaran tahunan sesuai tahapan dan waktu yang telah ditetapkan, mengkonsolidasikan usulan kegiatan Bidang Cipta Karya mulai dari RPI2JM Kabupaten/Kota, memorandum program propinsi, kesepakatan Konreg sampai kesepakatan Musrenbangnas/prop secara sistematis dan dalam satu siklus perencanaan yang berkesinambungan. "Selain itu untuk meningkatkan akuntabilitas usulan kegiatan berbasis RPI2JM dengan menerapkan adanya verifikasi usulan kegiatan secara bertahap pada setiap tahapan proses perencanaan, dalam pencapaian target Program 100-0-100," kata Sumi.</p> <p style="text-align: justify;">Sumi menyampaikan Ditjen Cipta Karya sebagai pengemban tugas melaksanakan salah satu program pembangunan nasional yaitu Program Pembinaan dan Pengembangan Infrastruktur Permukiman memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung pencapaian sasaran SPM. Ditjen Cipta Karya terus berupaya untuk mengakselerasi pencapaian target SPM Bidang Cipta Karya melalui investasi bidang Cipta Karya sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah mensinergikan program-program pencapaian SPM untuk tercapainya kesamaan sasaran.</p> <p style="text-align: justify;">"Dengan penerapan SPM yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah akan menjadi tolak ukur kinerja terhadap mutu dan jenis pelayanan yang prioritas kepada masyarakat," tutup Sumi. (jamal/randal sulsel/ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p>