Satuan Kerja (Satker) Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan Workshop Sinkronisasi dan Keterpaduan Program Keciptakaryaan Tahun 2015-2019, di Balikpapan, Rabu (9-11/9/2015). Acara ini dihadiri oleh Dinas Pekerjaan Umum, Ba

<p style="text-align: justify;"><a href="http://ciptakarya.pu.go.id/binaprogram/wp-content/uploads/2015/09/kaltim-workshop-bsr.jpg"></a></p> <p style="text-align: justify;">Satuan Kerja (Satker) Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman (Randal PIP) Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan Workshop Sinkronisasi dan Keterpaduan Program Keciptakaryaan Tahun 2015-2019, di Balikpapan, Rabu (9-11/9/2015). Acara ini dihadiri oleh Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda, PDAM, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, serta petugas SIPPa dari kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur.</p> <p style="text-align: justify;">Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kaltim yang diwakili oleh Dadang Irwan selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kaltim. Dadang menjelaskan, berdasarkan hirarki perencanaan pembangunan, RPIJM berada di bawah kebijakan sektoral pada masing-masing daerah, yang berarti bahwa RPI2JM harus mengacu pada RTRW dan RPJMD serta Renstra SKPD Bidang Cipta Karya masing-masing kabupaten/kota.</p> <p style="text-align: justify;">"Oleh karena itu pada kesempatan ini dilakukan konsolidasi antara kebutuhan daerah dan prioritas masing-masing sektor untuk program dan kegiatan tahun 2015-2019, sehingga kedepan efektifitas RPI2JM yang berfungsi sebagai acuan dalam penyesuaian program dapat direalisasikan dan selanjutnya apabila dokumen RPI2JM kabupaten/kota sudah selesai maka provinsi akan menindaklanjuti dengan membuat memorandum kegiatan TA 2015-2019," kata Dadang.</p> <p style="text-align: justify;">Dadang menjelaskan, memasuki pertengahan tahun 2015 telah banyak sasaran-sasaran pembangunan Bidang Cipta Karya yang telah dicapai. Pembangunan Infrastruktur untuk mendukung peningkatan kualitas permukiman yang layak juga semakin meningkat. "Dengan demikian diharapkan pencapaian target output maupun outcome, dalam rangka pencapaian gerakan 100-0-100, dapat terwujud, ungkap Dadang.</p> <p style="text-align: justify;">Pada acara tersebut diketahui bahwa di tahun 2015 ini terdapat 3 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur yang termasuk dalam Klaster A, yaitu Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sedangkan 3 kabupaten/kota lainnya, yaitu Kota Bontang, Kota Samarinda, dan Kabupaten Kutai Barat juga tergolong dalam Klaster B.</p> <p style="text-align: justify;">Diakhir acara, Kepala Satker Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Permukiman Provinsi Kalimantan Timur, Gandung Pujo Purnomo, menghimbau agar kabupaten/kota dapat segera memasukkan semua usulan-usulan terkait RPI2JM kedalam Aplikasi SIPPa untuk segera ditindaklanjuti. (Umi/Randal-Kaltim/ari)</p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p> <p style="text-align: justify;"></p>